
Balinetizen.com, Jembrana-
Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Jembrana bertambah satu (1) kasus. Dengan penambahan satu (1) kasus itu jumlah kasus positif Covid-19 hingga Kamis (23/4) pukul 12.00 Wita sebanyak 11 kasus.
“Penambahan 1 kasus ini, PMI (Pekerja Migran Indonesia) asal Desa Melaya Kecamatan Melaya. Ia positif dari hasil Swab” ujar Humas Gugus Tugas Covid-19 Jembrana, dr. Gusti Agung Putu Arisantha dalam keterangan persnya bersama Kepala Dinas Sosial Jembrana, dr I Made Dwipayana di Posko Covid-19 di Kantor BPBD Jembrana, Kamis (23/4).
Yang bersangkutan.lanjutnya memiliki riwayat luar negeri dan saat datang dari kapal membawa hasil rapid test negatif. Namun ketika melakukan rapid tes ulang di Puskesmas I Melaya tanggal 17 April hasilnya positif.
“Hari itu juga langsung dirujuk ke RSU Negara. Hasil pemeriksaan swab keluar kemarin dinyatakan terkonfimasi positif Covid-19” ujarnya.
Dengan penambahan satu kasus itu sambungnya, jumlah komulatif kasus positif Covid-19 di Jembrana hingga Kamis (23/4) pukul 12.00 Wita menjadi 11 kasus
Dari 11 kasus ini, 3 orang sembuh, 6 orang dirawat di RSU Negara dan 2 orang dirawat di RS PTN Unud.
Sementara jumlah pasien PDP (Pasien Dalam Pengawasan) di Jembrana menjadi 22 orang yakni 11 orang positif Covid-19 dan 11 orang PDP.
Dari 11 orang PDP kata Arisantha, 5 orang sudah sembuh dan 5 orang dirawat di rumah sakit yakni 4 orang di RSU Negara dan satu (1) orang di RSU Tabanan. Sehingga total jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di RSU Negara sebanyak 10 orang pasien.
“Jumlah penyebaran Covid-19 merata di lima kecamatan di Jembrana” imbuhnya.
Ia juga menjelaskan jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP ) di Jembrana sebanyak 151 kasus ODP, yang mana 125 orang sudah sembuh dan 26 orang masih menjalani proses isolasi.
Sementara jumlah PMI yang sudah datang sebanyak 123 orang dan kini mereka sedang menjalani karantina di tiga hotel di Jembrana.
“Kami dari gugus secara berkala tetap melakukan pengecekan kesehatan mereka. Dua orang memang sempat mengalami hipertensi ringan, tapi sudah kita tangani” pungkas Arisantha.
Pewarta : Komang Tole
Editor : Mahatma Tantra
