Pulang Kampung, 15 PMI Jalani Karantina

0
502
Gusti Agung Putu Arisantha, Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jembrana.

Balinetizen.com, Jembrana-

 

Sebanyak 15 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI), Minggu (3/5) sekitar pukul 16.00 Wita tiba di Kabupaten Jembrana.

Kedatangan mereka disambut dokter Gusti Agung Putu Arisantha, Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jembrana di Hotel Bali Sunset tempat mereka menjalani karantina.

Hotel Bali Sunset di Desa Baluk merupakan hotel kelima yang dijadikan sebagai rumah singgah bagi PMI oleh Pemkab Jembrana. Empat hotel lainnya yang juga dijadikan rumah singgah diantaranya Hotel Jimbarwana, Hotel Ratu, Hotel Negara dan Hotel Hapel.

“Mulai hari ini sampai 14 hari kedepan mereka selanjutnya menjalani karantina di hotel ini (Bali Sunset, Baluk” ujar Arisantha, Minggu (3/5).

Mereka lanjutnya, sesuai protap juga akan kembali menjalani rapid test setelah 10 hari terhitung sejak hari ini. “Selama di karantina, tadi sudah saya sampaikan supaya mereka juga mengikuti protokol kesehatan” imbuhnya.

Dengan kedatangan 15 PMI ini kata dia, total jumlah PMI yang sudah tiba di Jembrana dan mengikuti program pemerintah yakni isolasi diri (karantina) sampai Minggu (3/5) sebanyak 182 orang, yang mana 116 orang sudah dinyatakan sehat dan dibolehkan pulang.

“Jadi PMI yang diisolasi sekarang ada 65 orang. Yang 1 orang dirawat di RSU Negara karena reaktif (positif) rapid test” ungkap Arisantha.

Ia menambahkan sejak diberlakukan rapid test mulai 5 April lalu di Pelabuhan Gilimanuk pihaknya sudah melakukan rapid test terhadap 6.808 orang. Dari jumlah itu, 17 orang ditemukan dengan hasil reaktif (positif) rapid test, yang mana 3 orang diantaranya warga Jembrana, 2 orang warga Denpasar dan 1 orang warga Gianyar.

Tiga warga Jembrana yang reaktif (positif) rapid test kata Arisantha, sempat dirawat di RSU Negara namun sudah dibolehkan pulang karena setelah dilakukan Swab, hasilnya negatif.

Baca Juga :  Satgas Bali Becik Dibentuk, Ini Nomor Hotline Pelaporan untuk WNA Pelanggar

“Yang dari Denpasar dan Gianyar saat itu langsung dirujuk ke RSU Sanglah. Kalau yang 11 orang itu dari Jawa, jadi langsung dipulangkan ke Jawa” pungkasnya.

 

Pewarta : Komang Tole
Editor : Mahatma Tantra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here