Satu Meninggal, Sopir Kadis Koperindag Positif Covid

0
369
Penambahan kasus positif ini disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jembrana, dr. I Gusti Agung Putu Arisantha dalam keterangan pers, Rabu (2/9).

Balinetizen.com, Jembrana-

 

Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Jembrana bertambah lima (5) kasus. Dari lima (5) penambahan ini satu pasien meninggal dunia.

Penambahan kasus positif ini disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jembrana, dr. I Gusti Agung Putu Arisantha dalam keterangan pers, Rabu (2/9).

Lima (5) penambahan kasus positif menurut Arisantha adalah seorang laki-lakai berusia 32 tahun asal Desa Yeh Embang Kauh dan seorang analis di RSU Negara berusia 31 tahun asal Kelurahan Baler Bale Agung.

Kedua pasien ini kata dia, berkaitan erat dengan seorang kepala dinas (Kadis) salah satu OPD di Pemkab Jembrana yang sebelumnya sudah terkonfirmasi positif Covid-19. “Yang laki-laki itu sopir dari kadis. Kalau yang satunya lagi masih ada hubungan saudara” ujar Arisantha.

Sedangkan pasien ketiga seorang lansia berusia 61 tahun asal Banjar Sebual, Desa Dangin Tukadaya dan pasien keempat warga dari Desa Mendoyo Dangin Tukad. Pasien keempat ini dinyatakan positif dari hasil swab di rumah sakit Bali Mandara.

Sedangkan pasien kelima lanjutnya, seorang lansia berusia 64 tahun asal Desa Tuwed, Kecamatan Melaya. Pasien ini meninggal dunia Selasa (1/9) pagi kemarin dengan hasil swab positif.

Pasien ini memiliki catatan kesehatan beberapa kali berobat ke rumah sakit swasta serta pernah ke RS Sanglah. Riwayatnya kesehatannya memiliki sakit jantung, paru dan Ginjal.
“Meninggalnya kemarin pagi di RSU Negara dua jam setelah dirujuk dari salah satu rumah sakit swasta. Swabnya keluar sore hari dengan hasil terkonfirmasi positif covid-19” terang Arisantha.

Untuk penanganan jenazah tetap menggunakan protokol Covid-19. Berdasarkan pertimbangan keluarga rencananya jenazah akan dikremasi di Kabupaten Bangli tanggal 4 September nanti.

Baca Juga :  InJourney Hospitality Rayakan 80 Tahun Kemerdekaan Indonesia dengan Harmoni Kebangsaan dan Pariwisata

Arisantha juga menyampaikan adanya pasien sembuh sebanyak 4 orang. Keempat pasien sembuh ini sebelumnya menjalani isolasi mandiri di Hotel Jimbarwana selama 10 hari karena positif Covid-19.

Keempat pasien sembuh dan dipulangkan ini diantaranya warga dari Desa Banyubiru namun menetap di Badung. Mereka termasuk klaster keluarga dimana ayah, ibu dan anaknya sebelumnya terkonfirmasi positif Covid-19.

Sedangkan pasien yang dipulangkan lainnya seorang pria berusia 22 tahun dari Kelurahan Loloan Barat. “Keempat pasien yang dipulangkan juga diberikan surat keterangan sehat dari virus Covid-19 lewat serangkaian pengamatan dan pemberian antiviral maupun vitamin” ujar Arisantha.

Kepada pasien yang sudah dinyatakan sembuh, Arisantha selalu berharap agar mereka tetap menjalankan protokol kesehatan. Karena, kendatipun sudah sembuh bukan berarti tidak bisa terinfeksi ulang.

“Sembuh bukan berarti sistem tubuhnya menjadi kebal. Tapi masih memungkinkan terinfeksi kembali di luar. Karena itu tetap patuhi protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah” ujarnya.

Sementara jumlah kumulatif kasus positif Covid-19 di Jembrana menjadi 150 pasien. Sedangkan pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 101 orang dengan kasus meninggal dunia sebanyak tiga orang. (Komang Tole)

 

Editor : SUT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here