Ketua DPRD Putu Parwata : Badung Sangat Siap Sambut Pembukaan Kunjungan Wisatawan ke Bali

0
285
Ketua DPRD Badung Dr. Drs.Putu Parwata, MM.

 

Balinetizen.com, Mangupura-

Ketua DPRD Badung Dr. Drs.Putu Parwata, MM menyatakan pemeritah daerah Badung sangat siap dalam menerima kunjungan Wisatawan Mancanegara dan domistik. Hal itu dikatakan Parwata kepada wartawan, Rabu (16/6) di Gedung DPRD Badung.

“Kemarin kita sudah melakukan zoom meeting dengan KSP, kementerian, dan staf kepresidenan, sudah menyampaikan beberapa langkah mengenai step kita untuk melakukan pembukaan sektor pariwisata,” kata Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung itu.

Menurutnya, pemerintah pusat dan pemerintah daerah, khususnya Kabupaten Badung, sangat menyambut baik apa yang sudah dirancang.

“Kita akan sambut bersama sama, sehingga program-program yang diharapkan oleh kami pemerintah Kabupaten Badung bisa berjalan, khususnya bagaimana mendorong setor pariwisata ini yang merupakan handalan pendapatan daerah Kabupaten Badung, ini bisa mulai menggeliat,” katanya.

Dikatakan, jadi dengan dorongan Presiden beserta seluruh jajaran kementerian memberikan perhatian dan bahkan akan melakukan kegiatan-kegiatan kementerian, kegiatan pemerintah pusat, khususnya di Bali dan Badung.

“Kami sangat menyambut dengan baik. Tetapi ada beberapa hal yang memang perlu dipertimbangkan oleh kita bersama-sama, baik kita pemerintah pusat maupun daerah. Pertama, bagaimana jangan sampai menjadi cluster, jadi diharapkan begitu tamu dalam negeri maupun luar negeri masuk ke Bali, ini betul-betul harus di screening dengan baik dan dengan prosedur yang benar, supaya tidak menjadikan tingkat penularan Covid-19 di Bali meningkat,” tandas Parwata.

Ia menegaskan, jadi kita tidak mau Bali kembali kecolongan dengan cluster baru Covid-19. Oleh karena itu, masing-masing kita harus memberikan peranan, bagaimana pemerintah daerah Provinsi Bali, bagaimana Kabupaten Badung, bagaimana pemerintah pusat dengan Satgas Covid-19, bagaimana Angkasa Pura.

“Ini harus dilakukan sinergitas, terutama di Bandara Ngurah Rai, yang dikelola oleh Angkasa Pura. Jadi Angkasa Pura harus benar-benar menyiapkan suatu fasilitas yang memang baik, dapat dipertanggung jawabkan, tidak membebani biaya yang mahal kepada wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara,” kata Parwata.

Baca Juga :  Warga Diminta Jangan Apatis Sikapi Kepulangan PMI di Tabanan

Dengan sistem prokes yang baik,  katanya tamu-tamu yang datang ke Bali terkontrol dengan baik, kemudian dilakukan swab, kemudian dilakukan karantina, kemudian ada emergencynya, tetapi semua proses itu tidak memberatkan para pihak yang terlibat, antara lain tidak memberatkan tamu.

“Jangan sampai tamu menjadi beban, ‘waduh, datang ke Bali mahal bayar swab-nya. waduh, prosedurnya panjang, harus mengantre di airport, dan sebagainya’. Buatlah tamu ini nyaman datang ke Bali, meskipun masih dalam situasi Covid-19,” katannya seraya menambahkan sinergitas yang harus kita bangun bersama-sama.

Kedua, dilakukan pemerataan, artinya pemerintah memberikan perhatian yang sama, bukan haya Nusa Dua, yang menjadi sektor prioritasnya, tetapi juga kecamatan yang lain. Ada Kecamatan Kuta, Kecamatan Kuta Utara, Kecamatan Abiansemal, Kecamatan Mengwi, dan Kecamatan Petang. Ini bagaimana kita melibatkan potensi yang ada di masing-masing kecamatan sebagai bentuk kepedulian dan pemerataan di Kabupaten Badung.

Ketiga, bagaima kita bersama-sama untuk menyiapkan diri, kita di masing-masing wilayah harus memfasilitasi semua fasilitas yang memang dibutuhkan dengan tetap menggunakan protokol 5M, tidak hanya 3M tetapi 5M sebagai jaminan dan keterlibatan dari semua komponen masyarakat sampai Satgas Covid-19 Desa bahkan sampai banjar ikut menjaga dan terlibat.

Sehingga program pembukaan pariwisata Bali ini, baik internasional maupun nasional, betul-betul dapat dipertanggung jawabkan dan dapat memberikan kontribusi yang positif.

“Badung sudah siap, oleh karena itu kami berkoordinasi dengan seluruh camat, seluruh kepala desa, dibangkitkan semangatnya ini untuk menjaga protokol kesehatan, supaya hijau semua. Jadi sampai Satgas banjar pun kita libatkan, ini kita betul-betul jaga. Makanya keterlibatan semua komponen ini perlu dibangkitkan, supaya menjaga, jangan sampai ada penularan baru Covid-19 di Kabupaten Badung,” tandasnya.

Baca Juga :  Ketua KONI Bangli Lepas Atlet Bangli, Berlaga Dalam Open Karate Championship 2023 

 

Editor : Sutiawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here