Dwijendra University dan Universitas Narotama Kolaborasi Riset Ini, Bidik Peningkatan Ekonomi Desa dari Digitalisasi

0
505

Foto: Rektor Dwijendra University Dr.Ir. Gede Sedana,M.Sc.,M.M.A.,(paling kiri) bersama Wakil Rektor I (WR I)  Universitas Narotama Surabaya Dr. M. Ikshan Setiawan, S.T.,M.T.,(nomor 2 dari kiri) dan jajaran.

Balinetizen.com, Denpasar

Kemajuan teknologi dan digitalisasi sudah merambah berbagai sektor kehidupan dan melewati batas-batas sekat wilayah geografis. Kini teknologi dan digitalisasi tidak hanya milik perkotaan tapi juga sudah merambah ke pedesaan. Sektor pariwisata juga tidak luput dari kencangnya arus digitalisasi.

Melihat trend tersebut, Dwijendra University dan Universitas Narotama Surabaya menjalin kerjasama untuk menguatkan riset (penelitian) terkait dengan e-desa (digital village/smart village) dan e-wisata (digital tourism/smart tourism) hingga e-city (smart city).

Tujuannya untuk memberikan gambaran bagaimana pengembangan e-desa dan e-wisata ke depan dalam rangka menguatkan inovasi desa dan pariwisata (khususnya desa wisata) berbasis digitalisasi untuk penguatan daya saing, peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat desa serta optimalisasi potensi pariwisata di desa.

“Kami sudah memiliki MoU dengan Universitas Narotama di bidang tri dharma perguruan tinggi. Kali ini kami kuatkan dan kembangkan dengan kolaborasi riset bersama terutama berkaitan dengan e-desa, e-wisata, e-city,” ungkap Rektor Dwijendra University Dr.Ir. Gede Sedana,M.Sc.,M.M.A., usai menerima kunjungan rombongan dari Universitas Narotama Surabaya, Senin (20/9/2021) di kampus Dwijendra University, Denpasar.

Rektor menambahkan kolaborasi riset bersama berkaitan dengan e-desa, e-wisata, e-city ini juga outputnya diharapkan mengarah pada peningkatan kegiatan ekonomi masyarakat, pembukaan lapangan kerja dan peningkatan PAD (Pendapatan Asli Daerah) berbasis digitalisasi.

“Itu semua (e-desa, e-wisata, e-city) sudah harus kita lakukan mulai dari sekarang karena semua ke depan nanti akan mengarah ke digital. Antara desa satu dengan desa yang lain tidak akan menjadi eksklusif tapi terkoneksi secara digital, sharing data dan informasi sehingga dalam menyusun perencanaan program pembangunan bisa terintegrasi. Jadi pemerintah daerah juga bisa melihat, memanfaatkan itu, begitu pula dengan pelaku usaha dan investor,” papar Gede Sedana.

Baca Juga :  Wawali Arya Wibawa Dampingi Kepala BNPB, Suharyanto Kunjungi Pengungsi di Denpasar

Tidak hanya di bidang riset unggulan, kedua kampus ini juga menjalin kerjasama dalam pelaksanaan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dimana nantinya akan ada pertukaran dosen dan mahasiswa. “Termasuk juga untuk publikasi di jurnal ilmiah kita kuatkan bersama,” ujar Gede Sedana.

Wakil Rektor I (WR I) Universitas Narotama Surabaya Dr. M. Ikshan Setiawan, S.T.,M.T.,menambahkan kerjasama dengan Dwijendra University selama ini sudah berjalan dengan adanya berbagai kegiatan nyata bukan sekadar kerjasama di atas kertas. Kali ini diperkuat dengan kolaborasi riset pada topik-topik kekinian dan memang menjadi kebutuhan menjawab tantangan digitalisasi.

“Kami memiliki riset tetang e-wisata dan e-desa berupa big data konektivitas antara pembangunan desa yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. Kami punya modeling dan Dwijendra punya contoh desa yang sudah berhasil dikembangkan dalam bentuk wisata,” urai Ikshan. (wid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here