Raih Apresiasi Nasional, Buleleng Terima Sertifikat IDSD 2025 dari BRIN

0
104

 

Balinetizen.com, Buleleng

Komitmen Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam memperkuat daya saing dan mendorong inovasi daerah kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Hal tersebut ditandai dengan diterimanya Sertifikat Apresiasi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) atas capaian Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) Tahun 2025 dengan skor 3,84.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Kepala Brida Buleleng Ketut Suwarmawan yang hadir mewakili Bupati Buleleng pada kegiatan Rilis IDSD Tahun 2025 yang diselenggarakan di Auditorium Sumitro Djojohadikusumo, Gedung B.J. Habibie, kantor BRIN, pada Senin (24/2/).

Indeks Daya Saing Daerah sendiri merupakan instrumen strategis berbasis data yang digunakan untuk mengukur, mengevaluasi, dan memetakan tingkat produktivitas serta daya saing pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Kegiatan Rilis IDSD 2025 dihadiri sejumlah pejabat pemerintah pusat dan daerah, di antaranya Kepala BRIN Arif Satria, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Rachmat Pambudy, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, serta para gubernur, bupati/wali kota terpilih penerima sertifikat dan kepala BRIDA kabupaten/kota.

Dalam sambutannya, Kepala BRIN Arif Satria menekankan bahwa penguatan daya saing daerah merupakan kunci utama dalam membangun daya saing nasional yang produktif, inklusif, dan adaptif terhadap dinamika global. Daerah dengan daya saing yang kuat diyakini akan menjadi motor penggerak pertumbuhan nasional.

Senada dengan itu, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menyampaikan bahwa IDSD tidak hanya berfungsi sebagai alat pemeringkatan, namun menjadi instrumen strategis berbasis data untuk membaca peluang investasi, mempercepat hilirisasi, serta meningkatkan produktivitas wilayah secara terarah.

Sementara itu, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menegaskan pentingnya data statistik yang akurat, mutakhir, dan terintegrasi sebagai fondasi utama dalam penyusunan kebijakan pembangunan berbasis bukti (evidence-based policy).

Baca Juga :  Pj. Lihadnyana Lantik Ketua DPC Perpadi, Harapkan Dukungan dalam Menekan Inflasi

Kepala Brida Buleleng Ketut Suwarmawan mengatakan Kabupaten Buleleng menerima Sertifikat Apresiasi atas capaian skor 3,84, yang berada di atas rata-rata nasional IDSD serta menempatkan Buleleng pada peringkat ke-2 di Provinsi Bali. Capaian ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam mendorong inovasi dan peningkatan produktivitas daerah secara berkelanjutan.
“Capaian tersebut merupakan hasil sinergi antara perangkat daerah, pemangku kepentingan, dan masyarakat dalam memperkuat tata kelola pemerintahan, kualitas kebijakan, serta pengembangan ekosistem riset dan inovasi di Buleleng,” tegas Suwarmawan pada Rabu (25/2/2026).

Dengan capaian IDSD 2025 ini, Pemerintah Kabupaten Buleleng menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan potensi unggulan daerah, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta menghadirkan inovasi pelayanan publik yang lebih efektif dan efisien. “Ke depan, kolaborasi lintas sektor dan kebijakan berbasis riset akan terus diperkuat guna mewujudkan Buleleng yang berdaya saing dan berkelanjutan,” pungkasnya. GS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here