20 Tahun Rusak, Akhirnya Jalan Pegadungan – Petandakan Diperbaiki

0
386

 

Balinetizen.com, Buleleng

Komitmen kuat ditunjukkan duet kepemimpinan Bupati Buleleng Nyoman Sutdjidra dan Wakil Bupati Gede Supriatna yang secara bertahap memperbaiki infrastruktur jalan di Buleleng.

Kondisi jalan Desa Pegadungan – Petandakan yang merupakan akses penting ekonomi pertanian, akhirnya dieksekusi dengan peningkatan dan pengaspalan jalan.

“Melihat kondisi jalan Desa Pegadungan – Petandakan yang selama 20 tahun belum tersentuh dalam kondisi rusak. Hal ini memantik, Bupati Buleleng bergerak cepat melakukan pergeseran anggaran di Tahun 2025 sebesar Rp. 4,2 miliar untuk pengaspalan dan peningkatan ruas jalan sepanjang 3 km,” jelas Kepala Dinas PUTR Buleleng I Putu Adiptha Eka Putra pada Sabtu,(1/11/2025).

Lebih lanjut disampaikan jalan Pegadungan – Petandakan selain jalan pertanian, jalan ini sangat strategis. Karena menghubungkan wilayah Pegadungan menuju Denpasar.

“Saat ini sudah dikerjakan, progresnya telah mencapai 60 persen lebih dan astungkara pertengahan Desember 2025 ini, bisa selesai sesuai kontrak,” terangnya.

Kadis Adiptha menyebut bahwasannya tahun lalu di Pegadungan memperbaiki jembatan sekarang ruas jalannya. Dan tahun ini juga akan diperbaiki ruas jalan Banyuning Selatan, jalan Pulau Menjangan sepanjang 3,5 km secara bertahap dengan metode multi years.

“Ini berkat terobosan bapak Bupati Buleleng di Kementerian PU Pusat sehingga Buleleng mendapat bantuan.

“Inpres Jalan Desa sekitar Rp. 13 miliar dan Nopember ini akan dikerjakan sampai tahun depan secara multi years,” ujarnya menegaskan.

Iapun menjelaskan perencanaan yang matang dan gerak cepat Pemkab. Buleleng sehingga wilayah Banyuning keselatan bisa diperbaiki secara bertahap terintegrasi.

“Wilayah Padangkeling, Banyuning Selatan, Pegadungan, Petandakan akan semakin lancar. Sehingga masyarakat aman dan nyaman dalam beraktivitas,” ujarnya.

Diharapkan juga, setelah perbaikan jalan selesai masyarakat tanpa kecuali ikut menjaga memelihara jalan dengan cara tidak membuang sampah sembarangan. Karena akan menyebabkan saluran drainasi, irigasi tersumbat dan air akan meluber,. Pastinya akan mempercepat kerusakan jalan. GS

Baca Juga :  Denpasar Borong Dua Penghargaan Kemendagri, Terbaik I Penanggulangan Kemiskinan dan Stunting Regional Jawa-Bali

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here