Penanganan Universal, Data Covid-19 di Buleleng Disampaikan Akurat dan Transparan

Balinetizen.com, Buleleng-

Laporan-laporan ataupun data terkait penanganan Covid-19 di Kabupaten Buleleng, Bali selalu disampaikan secara akurat dan transparan. Ini dilakukan agar langkah selanjutnya yang tepat bisa diambil dalam penanganan pandemi secara universal.

Hal tersebut disampaikan Bupati yang juga Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Buleleng Putu Agus Suradnyana saat ditemui di Rumah Jabatan Bupati, Kamis (20/5).

Agus Suradnyana menjelaskan bahwa pandemi Covid-19 yang telah berlangsung selama setahun lebih memberikan dampak signifikan terhadap kehidupan masyarakat. Terutama dalam sendi-sendi perekenomian yang terhambat selama pandemi Covid-19.  Berbagai upaya telah dilakukan semaksimal mungkin untuk penanganan. Termasuk laporan-laporan ataupun data terkait pandemi disampaikan secara akurat dan transparan. “Tidak ada yang direkayasa. Karena niat kami di Kabupaten Buleleng adalah memang menuntaskan pandemi Covid-19 secara universal. Secara menyeluruh kami upayakan,” jelasnya.

Diharapkan  pandemi Covid-19 yang sedang berlangsung segera bisa tertangani dengan baik. Fokus utama penanganan tentu di bidang kesehatan. Dengan tertanganinya bidang kesehatan, dapat memberi rasa aman kepada masyarakat. Rasa aman tersebut tentunya dapat memberi kontribusi kepada aktivitas masyarakat. Khususnya aktivitas perekonomian. “Masyarakat yang beraktivitas tentunya bermuara pada peningkatan kegiatan perekonomian. Ketika hal itu terjadi, tentu pertumbuhan ekonomi juga meningkat,” ucap Agus Suradnyana.

Dipantau dari data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), selama bulan Mei 2021, Buleleng sempat kembali menjadi wilayah dengan risiko tinggi atau zona merah Covid-19 pada tanggal 2 Mei. Namun, berkat keseriusan dan juga sinergi segenap Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Buleleng dan masyarakat, status zona merah hanya bertahan selama delapan hari. Pada 9 Mei, status Kabupaten Buleleng turun kembali menjadi zona oranye.

Terkait perkembangan terkini penanganan Covid-19 Buleleng, kasus kumulatif di Buleleng sebanyak 3.898 orang. Dari jumlah tersebut sebanyak 3.641 orang atau 93,8% sembuh, pasien meninggal berjumlah 163 orang atau 4,2%, sedang dirawat di Buleleng sebanyak 91 orang, dan dirawat di luar Buleleng sebanyak tiga orang. Di antara pasien yang sedang dalam perawatan, tiga orang diisolasi terpusat di Hotel dan 35 orang isolasi mandiri. Tren Bed Occupancy Rate (BOR) Kabupaten Buleleng berada di bawah 30%. Per hari ini BOR Kabupaten Buleleng berada pada angka 27,81%.

Baca Juga :
Tekan Penularan Covid-19, Desa Dangin Puri Kauh Rutin Lakukan Pendataan  Penduduk Non Permanen

 

Editor : Hana Sutiawati

Leave a Comment

Your email address will not be published.