Mahasiswi Undiksha Ajak Disabilitas lantunkan Gamelan Mulut dan Pendet 

Balinetizen.com, Denpasar-
Pada 6 Agustus 2022, Tim Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) mengadakan kegiatan pementasan sebagai produk akhir dari program yang lolos didanai oleh Dikti di tingkat Nasional. Program ini berjudul Mewujudkan Mimpi Melalui Pelatihan Kolaboratif Anak Tunarungu dan Tunanetra Dalam Unjuk Kreativitas Tari Menggunakan Gamelan Mulut (Gamut) di SLBN Denpasar.
 Sama seperti judul program, kegiatan pementasan ini sebagai perwujudan dari mimpi anak tunarungu dan anak tunanetra agar dapat unjuk eksistensi diri dalam kesenian. Kegiatan ini juga sebagai wadah untuk meningkatkan kepercayaan diri dan kerjasama anak tunarungu dan anak tunanetra.
Pementasan ini ditarikan oleh 5 anak tunarungu dari SLB Negeri 2 Denpasar dan 12 anak tunanetra di SLB Negeri 1 Denpasar yang mengiringi tarian dengan gamelan mulut (gamut). Tim PKM-PM Undiksha yang diketuai oleh Ni Pande Kadek Dewi Sudiartini, menyatakan kegiatan ini awalnya dimulai karena permintaan sekolah yang ingin memberdayakan anak-anak berkebutuhan khusus dalam peningkatan karakter berbasis pendidikan seni. Maka dari itu, kegiatan kolaborasi ini dipilih dan menghasilkan banyak respon positif dari berbagai pihak.
Dalam kegiatan ini tim juga berterima kasih kepada Made Wardana, S.Sn. selaku pencipta gamelan mulut yang berasal dari Banjar Pegok, Desa Sesetan, Denpasar, Bali yang telah bersedia bekerja sama dan membantu memberikan materi-materi mengenai gamut kepada tim sehingga dapat mendukung berjalannya kegiatan. Tim juga didampingi oleh dosen pendamping Drs. I Wayan Sujana, S.Pd., M.Pd. yang membantu memberikan masukan-masukan kepada tim.
Saat pementasan berlangsung nyatanya pihak SLB Negeri 1 Denpasar yang diwakili oleh Wakil Kepala Sekolah I Gede Purnama Eka Saputra, S.Sn., M.Pd. dan Kepala Sekolah SLB Negeri 2 Denpasar Ni Wayan Rapiyanti, S.Pd. memberikan tanggapan yang positif dan mengajak pihak Universitas Pendidikan Ganesha untuk terus bekerja sama kedepannya, dan kegiatan kolaborasi tari dan gamut ini juga akan dijadikan program keahlian untuk terus memberdayakan anak-anak berkebutuhan khusus.
Hal ini juga didukung oleh Ketua UPPBM FIP Kampus Undiksha Denpasar, Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung, M.Pd. menyatakan sangat terharu dan luar biasa melihat penampilan kolaborasi anak tunarungu dan tunanetra, serta siap untuk terus bekerja sama dengan pihak SLB Negeri 1 dan 2 Denpasar, serta dengan Made Wardana S, Sn. selaku pencipta gamelan mulut (gamut)
Penulis:
Ni Pande Kadek Dewi Sudiartini
Baca Juga :
Update Covid-19 di Denpasar, Kasus Positif Bertambah 32 Orang, Kasus Sembuh Bertambah 27 Orang

Leave a Comment

Your email address will not be published.