Balinetizen.com, Denpasar-
Sebagai langkah signifikan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Bali, Bea Cukai Denpasar menandai tonggak sejarah dengan memfasilitasi ekspor perdana alkohol sebanyak 4.224 liter ke Australia.
Alkohol jenis bir ini dengan produksi di Plaga, Petang, Badung diekspor secara perdana ke Australia pada Kamis 21 Desember 2023.
Puguh Wiyatno, Kepala Kantor Bea Cukai Denpasar, mengungkapkan dengan adanya ekspor perdana ini berharap dapat memberikan dampak positif ekspor terhadap pertumbuhan ekonomi khususnya di Pulau Bali.
Karena menurutnya dapat menambah pendapatan devisa bagi negara.
PT. Tri Hita Citra Persada sebagai perusahaan yang mengekspor miras perdana ke Australia merupakan salah satu potensi ekonomi Bali yang beragam di luar sektor pariwisata terkenalnya.
Karena, pihaknya sebagai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) di bawah Kementerian Keuangan dalam lanskap perekonomian Bali yang berfungsi sebagai pengumpul pendapatan, pelindung masyarakat, fasilitator perdagangan, dan asisten industri harus mendukungnya.
Sebagai informasi, merujuk pada data terbaru dari Badan Pusat Statistik Provinsi Bali, yang menunjukkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,35% year-on-year pada Q3 2023.
Hal ini menunjukkan peran dominan sektor Akomodasi dan Jasa Makanan yang memberikan kontribusi sebesar 20,37% terhadap struktur perekonomian Bali .
Dan sebagai catatan ekspor yang dipimpin oleh PT. Tri Hita Citra Persada ini mengekspor 4.224 liter alkohol ke Australia melalui produk bir nya Kura Kura berpotensi meningkatkan perekonomian Bali.
Inisiatif ekspor ini, katanya selaras dengan upaya Bali untuk mendiversifikasi perekonomiannya di luar pariwisata.
“Melalui kegiatan ekspor ini, produk hasil industri yang ada di Bali juga sudah mulai merambah mancanegara. Semoga semua hal tersebut mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian Bali. Kami, Bea Cukai Denpasar berkomitmen untuk senantiasa mengambil peran aktif dalam memajukan perekonomian di Bali,” ungkapnya Jumat 22 Desember 2023.
Selain itu, hal ini menambah referensi pengakuan global Bali yang ada selain terkenal dengan ekpor di bidang produksi coklat di Jembrana dan budidaya kopinya. (Tri Prasetiyo)

