Tabrak Payal Jembatan, Truk Terjun ke Dasar Sungai Bilukpoh

0
469
Balinetizen.com, Jembrana-
Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan jurusan Denpasar – Gilimanuk KM 85-86, Kelurahan Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Bali.
Kendaraan truk tronton Hino DK-8112-WS bermuatan semen terjun bebas ke dasar Sungai Bilukpoh setelah menabrak payal atau pagar pembatas jembatan. Tidak ada korban jiwa dari kejadian tersebut.
Sopir truk, Muktar Ahmad Dahlan (44) dan kernet, Bahtian Primantara (19) asal Banjar Dinas Tegal Bunder, Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Singaraja dalam kondisi selamat.
Kecelakaan dari informasi terjadi pada Senin (30/5/2022) sekitar pukul 03.40. Truk tronton hino DK-8112-WS bergerak dari arah barat (Gilimanuk) menuju kearah timur (Denpasar).
Pada situasi jalan tikungan landai ke kiri, beraspal baik, cuaca cerah dengan situasi gelap tidak ada lampu penerangan jalan dan arus lalu lintas sedang, truk tiba-tiba oleng ke kanan.
Diduga sopir tidak bisa menguasai kendaraannya, kemudian truk menabrak payal atau pagar pembatas jembatan sebelah kanan lalu jatuh ke sungai.
Lakalantas Out of Control (OC) diduga karena situasi gelap, dimana jalan dan jembatan tanpa dilengkapi lampu penerangan jalan, selain mengantuk. Upaya evakuasi masih dilakukan. Truk bermuatan semen masih di dasar sungai Bilukpoh.
Kasat lantas Polres Jembrana Aan Saputra seizin Kapolres Jembrana, Senin (30/5/2022) membenarkan adanya kecelakaan tunggal tersebut.
“Semua, baik jalan ataupun jembatan kita akan survei dan turun langsung di lapangan. Jka ditemukan kelalaian atau tidak peduli dengan situasi sekarang yang bertanggungjawab kelayakan jalan atau jembatan kita bisa pidanakan” ujarnya.
Selanjutnya Kasat Lantas berharap yang bertanggungjawab dengan  hal tersebut bisa peduli seperti melakukan perbaikan dan juga dengan pemasangan lampu. “Saya tidak akan bermain-main apalagi cuek dengan kondisi jalan, kita pasti akan pidanakan. Ini demi mengurangi korban jiwa” tandasnya.
Kasat Lantas juga berencana mengumpulkan semua pilar (instansi) terkait untuk memperjelas terkait tanggungjawab. “Kami beberapa kali berkirim surat alasannya (kewenangan) provinsi lah, pusat lah padahal ada di Jembrana” pungkasnya.
Pewarta : Komang Tole
Baca Juga :  Risma Pulang dari RSUD Soetomo Setelah Dinyatakan Sehat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here