Gandeng 50 Media Nasional, Bakti Kominfo Gelar Media Gathering di Lombok

0
234

 

Balinetizen.com, Mataram

Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) Kementerian Kominfo mengajak 50 media online nasional dari Jakarta, Bali, NTT dan beberapa media dari NTB untuk mengikuti Media Gathering Bakti Kominfo, di Lombok, Provinsi NTB. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, 5-7 Oktober 2022.

Di hari pertama, Rabu (5/10/2022), 50 media nasional tersebut diajak mengunjungi sentra industri Sukarara. Berangkat dari Bandara Lombok, rombongan sampai di sana sekitar pukul 09.00 Wita.

Rombongan disambut kesenian Gendang Belek. Kesenian heroik itu tentu menjadi andalan seni Lombok. Tentu saja rombongan 50 media nasional termasuk metrobali.com dan Bakti Kominfo terlihat sangat sumringah dan penuh takjub. Karena banyak dari mereka yang baru sekali ini datang ke Lombok dan mendapatkan sambutan kesenian khas Lombok seperti itu.

Dalam kunjungan di Sukarara ini, pihak Bakti Kominfo lebih banyak melibatkan pihak desa dan warga binaan untuk berbicara mengenai program Bakti Kominfo selama ini. Mulai dari semenjak kehadiran Bakti Kominfo hingga seperti apa hasilnya setelah tiga tahun.

Sementara itu, Kepala Desa Sukarara, Zakaria, mengucapkan terimakasih kepada Bakti Kominfo yang telah membina UMKM di desanya. “Kami berterimakasih kepada Bakti (Kominfo). Programnya benar-benar bermanfaat di desa kami,” ungkapnya.

Meski kehadiran Bakti Kominfo disebut sangat bermanfaat untuk warga Desa Sukarara, namun Zakaria mengatakan jika pengrajin Sukarara masih tetap membutuhkan bantuan untuk mengembangkan usahanya.

Warga Sukarara sendiri mengamini apa yang disampaikan Kades Zakaria. Mereka merasakan manfaat dari program Bakti Kominfo, dimana awalnya tidak mengetahui internet tapi akhirnya menjadi melek soal internet.

Warga Sukarara lainnya juga mendapatkan pelatihan-pelatihan dari Bakti Kominfo, pelatihan bahasa Inggris hingga mengenai bagaimana cara menjual hasil kerajinan mereka di sosial media.

Baca Juga :  Korban Meninggal Terpapar Covid -19 di Jembrana 95,6 Persen Belum Divaksin

Awalnya kami emak-emak Desa Sukarara tidak mengetahui tentang marketing di sosial media. Lalu kami merasakan dampaknya tahun 2020.
Setelah pelatihan, omzet meningkat. Kami yang tadinya emak-emak gaptek akhirnya jadi emak-emak milenial,” cerita seorang ibu binaan Bakti Kominfo.

Setelah satu jam di Desa Sukarara, rombongan Media Gathering Bakti Kominfo melanjutkan perjalanan ke Selong Belanak, untuk melihat langsung pembangunan dan pemanfaatan infrastruktur digital BTS di wilayah 3T yang berada di Lombok Tengah itu. (SUT-MB)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here