ASITA Bali Siapkan Bali Tourism Run II di Jatiluwih, Target 4.000 Peserta

0
55

 

Balinetizen.com, Denpasar

DPD Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies Bali terus mematangkan persiapan Bali Tourism Run II yang akan digelar di kawasan wisata Jatiluwih Rice Terraces, Kabupaten Tabanan. Event ini menjadi bagian dari rangkaian menuju 100 Tahun Pariwisata Bali pada 2027.
Persiapan tersebut dibahas dalam pertemuan antara jajaran ASITA Bali dengan Gubernur Bali Wayan Koster di Gedung Kerta Sabha, Denpasar.
Ketua DPD ASITA Bali, I Putu Winastra, menyampaikan bahwa Bali Tourism Run bukan sekadar ajang olahraga, melainkan strategi promosi destinasi wisata Bali secara luas.
“Sebagai asosiasi yang membawahi biro perjalanan wisata, kami ingin memperkuat promosi destinasi melalui event ini,” ujarnya.

Menurut Winastra, Jatiluwih dipilih karena telah dikenal dunia dan memiliki pengakuan internasional dari UNESCO.
Kawasan ini dinilai memiliki daya tarik kuat sebagai destinasi wisata alam yang aman, indah, dan berkelas dunia.
“Jatiluwih merupakan destinasi unggulan Bali yang layak ditunjukkan kepada wisatawan domestik maupun mancanegara,” jelasnya.
Target Peserta Naik hingga 4.000 Orang
Awalnya, panitia menargetkan sekitar 2.000 peserta. Namun, setelah arahan Gubernur Bali, jumlah tersebut ditingkatkan menjadi 3.500 hingga 4.000 peserta, termasuk pelari dari luar daerah.
Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus memperluas dampak ekonomi bagi sektor pariwisata Bali.

Gubernur Wayan Koster menyatakan dukungan penuh terhadap Bali Tourism Run II. Ia juga mendorong kolaborasi lintas sektor, termasuk perbankan dan industri transportasi.
Beberapa pihak yang diharapkan terlibat antara lain:
Bank Indonesia
Bank Negara Indonesia
Bank Rakyat Indonesia
Bank BPD Bali
Otoritas Jasa Keuangan
Koster juga mengusulkan kerja sama dengan maskapai penerbangan untuk memberikan potongan harga tiket bagi peserta.

Baca Juga :  Luhut ingatkan pengusaha jangan lupakan hak pekerja saat PPKM darurat

Tak hanya lomba lari, Bali Tourism Run II juga akan menghadirkan pertunjukan budaya serta wisata kuliner khas Tabanan.
Konsep ini dirancang agar peserta mendapatkan pengalaman wisata yang lengkap, mulai dari olahraga, budaya, hingga kuliner lokal.

ASITA Bali berencana menjadikan Bali Tourism Run sebagai agenda tahunan yang digelar bergilir di seluruh kabupaten/kota di Bali.

Tujuannya adalah mengangkat potensi destinasi baru atau hidden gem agar semakin dikenal wisatawan.

Melalui event ini, Bali diharapkan semakin kuat sebagai destinasi wisata berbasis olahraga (sport tourism), budaya, dan alam.

(Jurnalis : Tri Widiyanti).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here