Sempat Viral, Kapolres Bantah Kasus Dugaan Penculikan Remaja

0
248

 

Balinetizen.com, Jembrana 

Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana membantah adanya kasus dugaan penculikan anak remaja di Kabupaten Jembrana.

Dikonfirmasi Kamis (16/2/2023), Kapolres mengatakan setelah dilakukan penyelidikan ternyata korban dan pelaku saling kenal. Selanjutnya korban membuat cerita karena takut dimarahi oleh orang tuanya lantaran telat pulang.

“Itu tidak benar. Setelah dilakukan penyelidikan dengan mendatangi rumah korban diketahui korban tidak diculik” ujarnya.

Kejadian itu kemungkinan korban takut dimarahi keluarganya karena keluar tanpa ijin. Sehingga membuat alibi bahwa korban diculik dan mengalami kekerasan sebelum diturunkan di kawasan dekat SPBU di Kota Negara.

Kecurigaan selanjutnya, dari rekaman CCTV di dekat lokasi menunjukan bahwa korban terlihat naik mobil tanpa paksaan. Dan selanjutnya meminta keluarganya untuk menjemputnya setelah diturunkan dekat SPBU.

Melihat kejanggalan itu dan setelah korban dimintai keterangan juga menunjukan hasil rekaman CCTV disebutnya, korban akhirnya mengakui bahwa kejadian itu bukan penculikan dan korban mengenal dengan pengendara mobil tersebut. “Korban sudah mengakui kejadian itu bukan penculikan. Dia takut dimarahi” tandas Kapolres.

Karena informasinya sudah tersebar di grup-grup whatsapp (WA) dan medsos, Kapolres menghimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dan terpengaruh dengan informasi yang kebenaranya belum pasti.

Kapolres juga menghimbau masyarakat agar tidak membuat isu hanya untuk melindungi diri namun meresahkan masyarakat. “Saya harap orang tua bisa memberikan pemahaman jangan sampai kejadian seperti ini terulang kembali” himbau Kapolres.

Pihaknya selanjutnya akan memberikan pendampingan dan pengarahan terlebih korban saat ini masih berstatus pelajar dan juga kepada keluarga korban.

Dari informasi kasus penculikan terhadap korban siswa SMK terjadi di pinggir jalan utama Denpasar-Gilimanuk di depan kantor Camat Mendoyo pada Rabu (15/2/2023) sekitar pukul 15.40. (Komang Tole)

Baca Juga :  Sekjen DPP PDIP: Jabatan wakil menteri bukan bagi-bagi jabatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here