Di Jembrana Kasus Kekerasan Seksual Pada Anak Memprihatinkan

0
191

 

Balinetizen.com, Jembrana

Kasus kekerasan dan seksual pada anak di Kabupaten Jembrana sangat memprihatinkan. Mirisnya, kasus kekerasan seksual dengan korban anak-anak kerap terjadi jauh dari perkotaan.

Dalam upaya pencegahan, Kejaksaan Negeri (Kejari) Jembrana akan melakukan sosialisasi dengan menggandeng semua pihak.

Kasi Pidum Kejari Jembrana, Delfi Trimariono mengatakan sampai akhir bulan Pebruari 2023 atau memasuki tri wulan pertama sudah ada 5 kasus atau SPDP (Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan) yang masuk ke Kejari Jembrana.

Dari lima (5) SPDP itu kata dia, 2 SPDP sudah dinyatakan lengkap dan masuk dalam persidangan Pengadilan Negeri Negara. Sedangkan tiga (3) sisanya masih dalam penelitian pihak kepolisian Polres Jembrana.
“Ini sangat memperihatinkan. Dua bulan sudah ada 5 kasus” ujar Kasi Pidum Delfi Trimariono, Selasa (28/2/3023).

Sementara di tahun 2022 lalu sambungnya, pihak Kejari Negara telah menangani 16 kasus kekerasan dan seksual dengan anak-anak sebagai korban. Dan dari 16 kasus itu, satu kasus dengan pelaku anak-anak.

Kasus kekerasan dan seksual pada anak menjadi tanggungjawab semua pihak. Sementara pihak Kejari Jembrana akan melakukan penyuluhan atau mensosialisasikan aturan hukum dengan mengandeng semua elemen masyarakat.
“Terlebih dahulu kami akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah” imbuhnya.

Dan guna mencegah terjadinya kasus ini lanjutnya, pihaknya juga akan berkolaborasi dengan semua stakeholder termasuk ke sekolah-sekolah bahkan hingga ke desa-desa. Karena kasus yang belakangan terjadi, dimana anak sebagai korban dialami anak-anak di pedesaan.

“Kami akan melakukan penyuluhan ke desa-desa. Intinya kami berupaya untuk mengerem. Karena baru dua bulan saja sudah ada 5 SPDP, dimana yang dua sudah dinyatakan lengkap” pungkasnya. (Komang Tole)

Baca Juga :  BPN Prabowo-Sandi Laporkan Bukti Kecurangan Jokowi-Maruf dalam Pilpres ke Bawaslu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here