SD “Bupati Jembrana” dan 7 Sekolah Disatroni Maling

0
180

Balinetizen.com, Jembrana-

 

Aksi pencurian yang belakangan marak menyasar sekolah di Kabupaten Jembrana menjadi atensi pihak kepolisian. Pelaku pencurian diduga memanfaatkan hari libur sekolah.

Sedikitnya ada delapan Sekolah Dasar Negeri (SDN) disatroni maling. Salah satunya, Sekolah Dasar Negeri (SDN) 4 Manistutu di Desa Manistutu yang merupakan almamater Bupati Jembrana I Nengah Tamba.

Pihak sekolah diminta untuk mengamankan barang-barang berharga. Terlebih bagi sekolah yang tidak memiliki petugas jaga khusus yang standby di sekolah.

Dari data yang berhasil dihimpun, delapan sekolah yang dibobol maling tersebar di tiga kecamatan. Di kecamatan Negara kasus pencurian terjadi di SDN 4 Lelateng dan SDN 3 Kaliakah.

Kemudian di Kecamatan Mendoyo terjadi di SDN 5 Penyaringan, SDN 5 Yehembang dan SDN 1 Yehembang Kauh. Selanjutnya di Kecamatan Melaya yakni di SDN 1 Tukadaya, SDN 5 Tukadaya dan SDN 4 Manistutu.

Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana, Jumat (30/6/2023) mengatakan, sudah ada delapan laporan kasus pencurian sekolah di Jembrana. “Kejadiannya diketahui beberapa hari setelah kejadian,” ujar Kapolres, Juliana.

Menurutnya, kasus pencurian terbaru terjadi di Kecamatan Melaya. “Di beberapa tempat (Sekolah) mayoritas yang hilang proyektor,” imbuhnya.

Akan aksi tersebut, Kapolres Jembrana mengimbau pihak sekolah agar mulai mengamankan barang-barang berharga milik sekolah. Misalnya dibawa pulang oleh salah satu perwakilan sekolah dengan jaminan barang tersebut aman (berita acara).

Karena kata Kapolres, saat ini di setiap sekolah masih belum memiliki penjaga khusus atau penjaga yang standby setiap hari di sekolah. “Kita prediksi, dominan peristiwa pencurian ini di siang hari,” ujarnya.

Dari beberapa laporan yang diterima, sambungnya, lokasi sekolah atau TKP berada di wilayah jauh dari keramaian atau rumah penduduk. Sehingga aksi kejahatan yang dilakukan oleh pelaku kurang terpantau, baik oleh pihak sekolah maupun masyarakat sekitar.

Baca Juga :  HUT Korem 163/Wira Satya ke-60, Gelar Donor Plasma Konvalesen

“Hanya satu lokasinya di wilayah kota. Sisanya di wilayah yang agak masuk ke dalam atau jauh dari keramaian,” pungkasnya. (Komang Tole)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here