Timbulkan Polusi Suara, Lanang Umbara Pimpin Tim Gabungan Turun ke Emanai Root Top

0
207

 

Balinetizen.com, Badung

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Badung Gusti Lanang Umbara bersama tim gabungan dari Dinas terkait turun langsung ke sebuah Bar Emanai Root Top di wilayah Peti Tenget Kecamatan Kuta Utara, Kamis malam, (31/08/2023). Kegiatan tersebut dalam rangka menindaklanjuti adanya pengaduan masyarakat yang masif atas polusi suara yang menganggu ketentraman lingkungan.

Gusti Lanang Umbara yang memimpin langsung kegiatan tersebut mengatakan, karena laporan masyarakat begitu masif atas polusi suara yang mengganggu lingkungan sekitar. Apalagi sebelumnya dari pihak kepolisian sudah berkali-kali turun ke lapangan namun masih membandel. Maka dirinya menyarankan agar kegiatan di bar tersebut dihentikan, pasalnya Emanai Root Top sendiri beberapa ketentuan terkait perijinan belum dimiliki.

Beberapa item atau ketentuan yang mereka belum penuhi termasuk dari laporan masyarakat terjadinya polusi suara yang menganggu ketentraman masyarakat. Dengan hal tersebut akhirnya kami memberikan saran untuk mereka menghentikan kegiatannya tapi untuk malam itu kami toleransi,” kata Gusti Lanang Umbara, Jumat, (01/09/2023).

Kegiatan di Emanai Root Top selama ini kata Lanang, ternyata belum memiliki izin keramaian. Hal itu terungkap setelah ada penyampaian dari pihak kepolisian saat turun ke lapangan pada Kamis malam, (31/08/2023), bahwa kegiatan di Emanai Root Top belum mengantongi izin keramaian.

“Begitu juga dari pihak kepolisian Polres Badung dan Polsek Kuta Utara beserta tim menyampaikan bahwa mereka tidak pernah mengajukan ijin keramaian. Jadi kegiatan mereka sangat menggangu lingkungan disekitarnya terutama suara kebisingan dari musik yang ditimbulkan dari tempat ketinggian terbuka,” ujarnya.

Dari hasil musyawarah dengan owner Emanai Root Top, akhirnya memahami keberadaan bar itu mengganggu masyarakat. Bahkan juga memahami bahwa masyarakat beristirahat mulai pukul 22.00 wita. Sehingga pihak Emanai Root Top pun bersepakat dengan tim gabungan dan pihak kepolisian untuk kegiatan di bar tersebut dihentikan.

Baca Juga :  Dari Rekomendasi Menuju Aksi: Menyulut Obor Peradaban Pendidikan Indonesia

“Akhirnya kita semua sepakat dengan pendekatan yang persuasif dengan pendekatan yang musyawarah diskusi yang panjang akhirnya kita menemukan jalan keluar yang baik. Ini tujuannya adalah untuk kebaikan kita semua dan akhirnya kita semua sepakat kegiatan di Emanai Root Top berupa bar itu dihentikan,” pungkasnya. (RED-BN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here