Polres Jembrana Gelar Deklarasi Damai dan Doa Bersama Pemilu 2024

0
190

 

Balinetizen.com, Jembrana

Menjelang Pemilu 2024, Polres Jembrana, Senin (9/10/2023) malam menggelar deklarasi damai dan doa bersama. Kegiatan dipusatkan di Stage Pura Jagatnatha, Kelurahan Dauhwaru, Kabupaten Jembrana dihadiri unsur Forkopimda Jembrana, Wakil Bupati Jembrana, KPU Jembrana, Bawaslu Jembrana dan sejumlah pimpinan OPD Pemkab Jembrana.

Acara yang dimeriahkan pementasan lawak Bali Clekontong Mas berkolaborasi dengan Trio Mas juga dihadiri dari unsur partai politik (parpol) peserta pemilu, MDA Jembrana, PHDI Jembrana, FKUB Jembrana, para Kapolsek, para Danramil, tokoh masyarakat, tokoh adat, Camat se-Jembrana, PPK dan Panwascam se Jembrana serta perwakilan Banser dan Pecalang se-Jembrana.

Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana dalam sambutan mengatakan, bahwa pemilu serentak telah melalui beberapa tahapan. Bahkan telah memasuki tahapan pencalonan anggota DPD, DPR, DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota. Beberapa hari lagi tahapan pendaftaran bakal calon presiden dan wakil presiden akan segera dimulai.

Saat bersamaan, Polri juga akan memulai operasi kepolisian dengan Sandi Ops Mantap Brata 2023-2024 dalam rangka pengamanan rangkaian kegiatan Pemilu Serentak Tahun 2024. Terlebih tahap pemungutan suara hanya tinggal 128 hari tepatnya pada hari Rabu, 14 Februari 2024.

“Melalui kegiatan deklarasi damai dan doa bersama saya ingin mengajak semua pihak untuk bersama-sama mendoakan semoga pelaksanaan seluruh rangkaian kegiatan Pemilu tahun 2024 dapat berjalan lancar,” ujar Kapolres Jembrana.

Dikesempatan itu Kapolres sempat mengutip pesan dari Menkopolhukam Mahfud MD. “Pemilu Bukanlah Perang Politik, Tetapi Harus Diartikan Sebagai Konsolidasi Politik. Jika Narasi Pemilu Damai Jarang Dimunculkan Ke Tengah-tengah Masyarakat, Mungkin Saja Nanti Bisa Terjadi Ketidakstabilan”

Kapolres juga mengutip pesan dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. “Perhatian Polri Adalah Menjaga Pemilu Bebas Dari Konflik. Perbedaan Dalam Pemilu Tentu Tidak Akan Terhindarkan, Tetapi Perbedaan Harus Dijadikan Keberagaman Dan Terhindar Dari Konflik Perpecahan”.

Baca Juga :  Kapolda Bali Cek Kesiapan Pengamanan Pilkada Serentak 2024

“Semangat pemilu damai menekankan pentingnya menjaga ketertiban dan keamanan selama proses pemilu,” ujar Kapolres Jembrana.

Untuk itu, pihak-pihak yang terlibat diharapkan untuk tidak melakukan tindakan kekerasan atau anarki yang dapat mengganggu proses pemilu. “Saya harap semua pihak harus saling toleransi dan menghormati, baik saat pelaksanaan pemilu maupun setelah pelaksanaan pemilu sehingga kabupaten yang kita cintai ini tetap aman dan kondusif,” tandasnya.

Kapolres AKBP Juliana juga menyampaikan bahwa pada Pemilu 2024 di seluruh wilayah Kabupaten Jembrana terdapat 898 TPS. Sedangkan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) mencapai 243.797 orang, terdiri dari laki-laki 120.395 orang dan perempuan 123.402 orang.

Untuk menciptakan situasi tetap kondusif terutama pada instansi penyelenggara, Polres Jembrana telah menempatkan personil pengamanan yang berjaga selama 24 jam di Kantor KPU dan Kantor Bawaslu Jembrana, selain melakukan patroli rutin.

Kapolres juga mengajak semua warga untuk berpartisipasi aktif menggunakan hak suara dalam pemilu dengan mendatangi TPS. “Mari kita wujudkan pemilu yang damai dan kondusif sesuai dengan tema Pemilu 2024 yaitu pemilu sarana integrasi bangsa,” ujarnya.

Kegiatan juga diisi dengan pembacaan puisi “Seikat Bunga di Pesta Demokrasi” oleh pelajar SMPN 1 Negara, selain Deklarasi Damai Pemilu 2024 Kabupaten Jembrana yang memuat komitmen untuk pemilu yang umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil, serta situasi kondusif dan penolakan terhadap tindakan yang melanggar hukum. (Komang Tole)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here