Balinetizen.com, Badung
Lomba Baleganjur Kelompok Anak-anak se-Bali sukses digelar pada Minggu (12/11) di Lobby Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung. Meski sempat diguyur hujan, baik ke-12 peserta maupun penonton yang datang tetap semangat mengikuti serangkaian HUT Mangupura ke-14.
Kepala Bidang Kesenian Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Badung, Kadek Sandra Widari ungkap terdapat beberapa kriteria yang harus dipenuhi oleh para peserta. Di antaranya ide gagasan, teknik, keterampilan, serta ekspresi.
Ia pun berharap agar Festival Seni Budaya ini bisa menjadi ruang untuk para anak-anak muda dalam menuangkan kreativitasnya.
“(Diharapkan, red) baik kepada generasi dan para seniman, agar bisa terus berkreativitas dan bisa melestarikan seni budaya yang adi luhung ini. Sehingga ke depannya, kegiatan Festival Seni Budaya bisa berjalan berkelanjutan,” tuturnya.
Serangkaian lomba baleganjur ini pun melibatkan dewan juri perwakilan dari beberapa kabupaten dan perwakilan provinsi. Salah satunya yakni I Nyoman Sutama.
Dalam kesempatan ini, Sutama menambahkan bahwa peserta harus bisa memenuhi kriteria agar berhasil meraih predikat juara.
“(Contohnya, red) seperti gagasan, harus kuat di sana dan tentu turunannya akan mengalir. Namun ketika ide gagasan itu tidak kuat, dipastikan karya itu akan tidak utuh dan tidak terintegrasi,” terangnya.
Ia juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung yang terus berkomitmen untuk menjaga kearifan lokal, serta memberikan ruang bagi anak-anak muda untuk berkreasi.
Dalam hal ini, bagaimana menjaga adab budaya Bali, yakni adat, agama, dan budaya. Sehingga menjadi sinergitas yang harus dibanggakan, karena itulah kekuatan Bali,” sambungnya.
Lebih lanjut, perlombaan akan dilanjutkan dengan Lomba Baleganjur Kelompok Remaja se-Bali pada Senin (13/11) dan Lomba Baleganjur Kelompok Umum se-Bali pada Selasa (14/11) mendatang. (RED-BN)

