Dampak Pembangunan Jalan Penghubung BMTH Pelindo Rusak Mangrove: Rai Mantra ‘Buka Suara’

0
182

Walikota Denpasar periode 2008-2021 Ida Bagus Rai mantra

 

Balinetizen.com, Denpasar

Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, mantan Walikota Denpasar yang menjabat pada periode 2008-2021, berbagi pandangannya terkait rencana pembangunan jalan penghubung Bali Maritim Tourism Hub (BMTH) oleh Pelindo III Benoa. Menurut laporan Walhi Bali, proyek ini berpotensi membabat sekitar 1 hektar lahan mangrove. Rai Mantra, yang pernah menjabat selama periode tersebut, mengungkapkan bahwa pada saat itu, isu ini masih dalam tahap negosiasi intensif.

“Saya gak jelas pada saat itu kita masih terus bernegosiasi,” cetus Sabtu 2 Desember 2023.

Menurutnya, pembangunan proyek tersebut memerlukan perencanaan yang matang, dan proses tersebut melibatkan baik eksekutif maupun legislatif. ”

Saya tidak tahu kelanjutannya setelah itu,” tambahnya.

Meskipun pembahasan sudah terjadi pada masa kepemimpinan Rai Mantra, kini isu terkait rencana pembangunan jalan kembali mencuat dan mendapat penolakan dari organisasi lingkungan hidup.

Pelindo dianggap tidak konsisten dengan janjinya, dan Rai Mantra menyarankan agar isu ini sebaiknya dibicarakan oleh Walikota saat ini, I Gusti Ngurah Jaya Negara.

“Ini seharusnya dibahas oleh Pak Walikota dengan melibatkan masyarakat setempat, terutama terkait masalah lingkungan,” ujar Rai Mantra, yang kini mencalonkan diri sebagai Calon Legislatif DPD RI.

Rai Mantra kembali menekankan perlunya proses pembicaraan yang matang dan tidak terburu-buru, terlebih hal ini menurutnya harus melibatkan masyarakat dan Walikota.

“Pembicaraan ini harus melibatkan masyarakat dan Walikota, serta mempertimbangkan regulasi yang ada. Harus melalui proses yang matang,” tambahnya.

Sebelumnya, Pelindo III Benoa merencanakan pembangunan jalan penghubung BMTH berdasarkan informasi dari media.

Tiga organisasi lingkungan hidup di Bali, yaitu Frontier Bali, KEKAL Bali, dan WALHI Bali, mengungkapkan keprihatinan mereka terhadap dampak buruk pembabatan mangrove terhadap ekosistem dan kehidupan nelayan, serta meningkatkan risiko bencana alam seperti banjir rob. (Tri Prasetiyo)

Baca Juga :  Ombudsman RI Perwakilan Bali Apresiasi Pemkab Tabanan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here