2023: Hasil Penelitian Terbaru BPS Badung Ungkap Fakta Baru

0
145

 

Balinetizen.com, Badung

 

Temuan terobosan dari sosialisasi lengkap sensus pertanian tahun 2023 di Badung, terungkap bahwa 70% petani di Tanah Badung adalah kaum milenial.

Septiana Tri Setiowati, Kepala Badan Pusat Statistik Badung, menyampaikan hal tersebut dalam acara yang digelar pada 12 Desember 2023 di Hotel Santika, Badung, Bali.

Metodologi penelitian Sosialisasi Sensus Pertanian tahap pertama yang dilaksanakan pada 1 Juni hingga 1 Juli 2023 memberikan gambaran makroskopis perubahan pertanian di Badung selama satu dekade terakhir.

Yang paling mencengangkan adalah lonjakan signifikan jumlah petani milenial. Berdasarkan data buku Sensus Pertanian 2023, dari total 24.441 petani di Badung, 16.335 diantaranya merupakan generasi milenial.

“Dan ternyata di Kabupaten Badung di kabupaten Badung lebih dari 70 persen adalah petani milenial,” ungkap Septiana.

Septiana menggarisbawahi bahwa jika mengacu pada generasi milenial, usianya tidak hanya mencakup rentang usia 19-39 tahun, namun ia juga menekankan pentingnya peran para petani dalam memanfaatkan teknologi. Integrasi teknologi tersebut meliputi penggunaan mesin pertanian modern (alsintan), internet/smartphone/teknologi informasi, drone, dan kecerdasan buatan.

Petani milenial ujarnya, banyak terlibat aktif di subsektor seperti tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, dan peternakan.

Menyambut baik data tersebut, Kepala Dinas Pertanian Badung I Wayan Wijana mengaku antusias atas masukan yang diberikan BPS.

Wijana mengakui tantangan yang dihadapi sektor pertanian di Badung, antara lain konversi penggunaan lahan, demografi petani yang menua (sekitar 60-66 tahun), dan menurunnya kesuburan tanah.

Ia menekankan bahwa data BPS akan menjadi kolaborasi berharga antara pemerintah daerah dan BPS, sehingga memungkinkan perumusan program yang ditargetkan untuk mendorong keterlibatan pemuda di bidang pertanian.

“Dalam menghadapi kompleksitas tantangan seperti peralihan penggunaan lahan dan populasi petani yang menua, kolaborasi dengan BPS memastikan data berkualitas untuk dijadikan bahan masukan dalam pengambilan kebijakan demi kemajuan pertanian di Badung,” ujarnya.

Baca Juga :  Wabup. Suiasa Bersama Satgas Covid-19 Badung Semprot Disinfektan di Blahkiuh dan Sading

Kolaborasi yang kuat ini bertujuan untuk memberdayakan generasi muda di Badung untuk berpartisipasi aktif dan meremajakan sektor pertanian.

Septiana menambahkan, bahwa hasil dari diseminasi ini akan menjadi acuan perangkat daerah dalam menyusun program berdasarkan data yang disusun oleh BPS khususnya di Kabupaten Badung.(Tri Prasetiyo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here