Dharma Santi Nasional 2024: Sat, Cit, Ananda untuk Indonesia Jaya, Beberapa Catatan Reflektif

0
187

Jro Gde Sudibya, Ketua FPD (Forum Penyadaran Dharma)

Balinetizen.com, Denpasar

Dharma Santi Nasional 2024: Sat, Cit, Ananda untuk Indonesia Jaya, Beberapa Catatan Reflektif. Tema mulya dengan muatan teologi dan filsafat Sanatana Dharma yang tinggi.

Menurut Jro Gde Sudibya, Ketua FPD (Forum Penyadaran Dharma), dalam pandangan Svami Vivekananda, dalam rangkaian ceramahnya di AS, pasca menghadiri Konferensi Agama-Agama Sedunia di Chicaga AS, September 1893, lebih dari 100 tahun yang lalu, mengartikan, memaknai Sat, Chit, Ananda sebagai Ada (baca Tuhan), pengetahuan tentang realitas Tuhan, dan hanya insan-insan manusia dengan kualifikasi rokhani SAT, CHIT yang mencapai ANANDA (Samudra Kebahagiaan).

Dikatakan, dalam pandangan Svamiji, dan banyak rujukan teologi Sanatana Dharma, samudra kebahagian hanya bisa ditempuh dengan empat jalan Veda yang terkenal itu.

Menurutnya, jalan Veda itu adalah Kerja (Karma Yoga) Jalan Pengetahuan Rokhani (Jnana Marga), Jalan Disiplin Diri Rokhani (Raja Yoga) dan Jalan Pengabdian Penuh Ketulusan (Bhakti Yoga).

“Jalan mendaki terjal berkelok-kelok, oleh insan manusia tangguh di jalan Dharma (Re Mahatma Gandhi), yang melahirkan prilaku hidup: penuh penyerahan diri, pengabdian total, bebas dari keterikatan duniawi (Vairagya),’ kata I Gde Subya.

Tetapi faktanya, kata Gde Sudibya, realitas sosialnya, bak kata pepatah “jauh panggang dari api”, sehingga tema di atas, mungkin sebatas “penghiburan diri”, mungkin juga pengingat (secara halus), bahwa apa yang semestinya diidialkan, terjadi jurang pemisah yang menganga lebar antara yang ideal secara keimanan dengan realitas sosial yang ada. (Adi Putra).

Baca Juga :  Pemkot-BNN Komitmen Berantas Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here