Masuk Bali Tanpa Identitas, Anak Punk dipulangkan

0
302

Balinetizen.com, Jembrana

 

Sebanyak lima orang anak punk dipulangkan ke Jawa melalui penyeberangan Pelabuhan Gilimanuk. Mereka berhasil masuk Bali, namun tanpa membawa identitas.

Berawal dari patroli rutin anggota Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk melibatkan Bhabinkamtibmas, Babinsa, Sat Pol PP dan Linmas Kelurahan Gilimanuk di kawasan Pelabuhan Gilimanuk, Rabu (30/4/2025) siang.

Kelima anak punk tersebut ditemukan di area SPBU Gilimanuk di Lingkungan Penginuman, Kelurahan Gilimanuk sekitar pukul 12.30 Wita. Dengan gerak gerik yang mencurigakan, kelima anak punk tersebut diduga sedang menunggu kendaraan untuk ditumpangi.

Dari hasil pendataan, mereka mengaku bernama, Trian (21), Dean (27), Ahmad Bajuri (32), Edi (24) dan Hisan Fauzi (25). Semuanya mengaku berasal dari Bandung, Jawa Barat. Untuk bisa masuk ke Bali, mereka memilih berjalan kaki melewati pesisir pantai guna menghindari pemeriksaan petugas di pintu masuk Bali.

“Mereka mengaku berangkat dari Bandung dengan tujuan Denpasar,” ujar Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, Kompol I Komang Muliyadi didampingi Lurah Gilimanuk Ida Bagus Tony Wirahadikusuma, Rabu (30/4/2025).

Disampaikan Muliyadi bahwa  upaya ini merupakan bagian dari komitmen Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk dalam menjaga keamanan wilayah perbatasan Bali, khususnya mengantisipasi potensi gangguan ketertiban umum.

“Kami tetap berpegang pada prinsip humanis dalam menangani setiap permasalahan sosial, namun tetap tegas demi kebaikan bersama,” jelasnya.

Pihaknya juga rutin melakukan patroli dan memperketat pengawasan terhadap orang-orang keluar-masuk Bali, khususnya di area pelabuhan. “Kami selalu tekankan personel di pos-pos pemeriksaan, termasuk mengawasi jalur-jalur tidak resmi yang kerap dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab,” tegasnya.

Sementara Lurah Gilimanuk, Ida Bagus Tony Wirahadikusuma mengatakan bahwa terhadap kelima anak punk tersebut telah diberikan pembinaan dan mengingatkan agar tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum maupun lalu lintas.

Baca Juga :  Pasien Meninggal Dunia di Denpasar Bertambah 2 Orang Kasus Sembuh Bertambah 26 Orang dan Kasus Positif Bertambah 33 Orang

“Mereka masuk Bali tanpa membawa identitas sama sekali,” ujarnya.

Lantaran tidak membawa identitas dan mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, kelima anak punk itu akhirnya dikembalikan ke daerah asal. Sekitar pukul 14.20, mereka diberangkatkan menggunakan KMP Trisakti Elfina melalui Dermaga LCM Pelabuhan Gilimanuk. Mereka diantar petugas hingga naik keatas kapal. (Komang Tole)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here