KONI Buleleng Tetapkan 911 Orang Kontingen Definitif Porprov Bali 2025 Dari 50 Cabor

0
293

 

Balinetizen.com, Buleleng

Patut diapresiasi kesiapan KONI Buleleng dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali yang akan dihelat pada September 2025 mendatang. Dimana Koni Buleleng telah menetapkan 911 orang kontingen Buleleng dari 50 cabang olahraga (Cabor) yang terdiri dari 663 atlet, 188 official dan 60 orang panitia, pada Kamis (1/5/2025) di ruang pertemuan KONI Buleleng. Selanjutnya para atlet yang akan berlaga di Porprov Bali, akan menjalani TC selama 4 Bulan.

Ketua Umum KONI Buleleng I Ketut Wiratmaja mengatakan keputusan penetapan kontingen Proprov Bali 2025, setelah melalui penggodogan yang prosesnya cikup panjang. Mulai dari tes fisik, psikotes, hingga kajian di masing-masing cabor. Kemudian KONI Buleleng menerapkan tiga klaster dalam penentuan kuota di masing-masing cabang olahraga. Mulai dari klaster unggulan, prioritas dan binaan. Dari 50 cabang olahraga, 15 diantaranya masuk klaster prioritas, 10 cabor unggulan dan 25 cabor masuk klaster binaan.

“Tiga klaster itu parameternya diambil dari hasil tes fisik, psikotes, raihan medali di kejuaraan internasional, nasional atau provinsi itu masing-masing ada poinnya. Kemudiaan semuanya dikonversi dalam angka kemudian diskoring untuk mendapatkan klaster,” terang Wiratmaja.

Skema ini dipilih KONI Buleleng untuk berupaya lebih objektif kepada seluruh cabang olahraga. Data angka pasti hasil penskoran yang ditampilkan terbuka, untuk diketahui masing-masing pengkab cabor.

Setelah penetapan tim definitive, atlet dan pelatih mulai menjalani pemusatan latihan selama 4 bulan penuh dari bulan Mei – Agustus 2025. Dan mereka diwajibkan berlatih 20 kali dalam sebulan, serta mengupload program latihannya dalam aplikasi Si Monef Bisa Juara.

Proses pemusatan latihan atau TC akan dievaluasi. Atlet yang tidak memenuhi kewajiban selama TC, dapat berpeluang digantikan oleh atlet yang lebih siap. Mereka yang tidak memenuhi kewajiban juga tidak dapat mencairkan dana TCnya.

Baca Juga :  I Gusti Ngurah Erlangga Bayu R.P., SE, MBA :  Transformasi Digital KPID Bali

“Tahun ini astungkara mendapat dukungan semesta dan Pemkab Buleleng memberikan anggaran yang cukup. Untuk TC masing-masing atlet diberikan Rp 1.875.000 per bulan dipotong pajak. Ini sudah meningkat dari sebelumnya yang hanya Rp 1.500.000 per bulan,” papar Wiratmaja.

Ditanya soal target medali, KONI Buleleng mengaku tidak berbicara lagi soal peringkat. Namun yang lebih diprioritaskan peraihan medali emas dapat meningkat dari Proporv 2022 lalu, dengan peraihan 75 medali emas, 72 perak dan 102 perunggu.

Sementara itu Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng Putu Ariadi Pribadi menerangkan bahwa Pemkab Buleleng berkomitmen mendukung penuh KONI Buleleng untuk mengikuti Porprov Bali 2025. Dalam hal ini, Pemkab Buleleng menghibahkan anggaran sebesar Rp 23 miliar untuk persiapan dan keikutsertaan di Porprov Bali.

“Kalau bonus belum termasuk, nanti kita akan lihat dulu perolehan medalinya baru kita hitung dan usulkan ke pimpinan. Yang jelas Pemkab pasti mengapresiasi atlet-atlet terbaiknya yang berhasil mengharumkan nama daerah,” urai Ariadi.

Ia pun optimis dengan proses dan semangat kerja tim, dengan disiplin latihan yang telah dilakukan cabor, dapat menambah perolehan medali emas seperti yang ditargetkan KONI Buleleng.

“Minimal bisa bertahan di posisi Juara Umum III, kalau bisa meningkat itu luar biasa,” pungkas Ariadi. GS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here