Pemkot Denpasar Sosialisasikan  Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan Narkoba, Kali ini Sasar SMKN 1 Denpasar

0
192

Balinetizen.com, Denpasar

Pemerintah Kota Denpasar terus gencarkan sosialisasikan pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba dilingkungan pelajar yang mana kali ini menyasar SMKN 1 Denpasar. Sosialisasi yang menggandeng BNN Denpasar dan pihak terkait diharapkan dapat mencegah penyalahgunaan narkoba khususnya dilingkungan pelajar. Hal tersebut disampaikan Kabid Ketahanan Ekososbud, Agama dan Ormas pada Badan Kesbangpol Kota Denpasar, A.A. Lanang Ngurah saat membuka sosialisasi pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba narkoba di SMKN 1 Denpasar, Jumat (9/5).

Lebih lanjut A.A. Lanang Ngurah menambahkan kegiatan ini merupakan salah satu upaya strategis Pemerintah Kota Denpasar untuk melindungi generasi muda dari ancaman bahaya narkoba yang kian hari semakin mengkhawatirkan. Narkoba tidak mengenal usia, status, ataupun latar belakang. Bahkan saat ini, para pelajar yang sejatinya adalah harapan masa depan bangsa menjadi salah satu sasaran utama peredaran narkotika.

“Melalui sosialisasi ini, kami berharap  para siswa-siswi, dapat memahami betapa seriusnya ancaman narkoba, baik dari sisi kesehatan, hukum, hingga masa depan siswa itu sendiri,” ujarnya. Lebih Ia menambahkan melalui sosialisasi ini diharapkan siswa-siswi menjadi agen perubahan serta pelopor dan contoh bagi teman-teman sebaya untuk hidup sehat, produktif, dan bebas dari narkoba.

“Mari kita bersama-sama membentengi diri dengan pengetahuan, membangun kesadaran, serta memperkuat karakter agar tidak mudah terpengaruh oleh bujuk rayu atau tekanan lingkungan yang negatif. Peran kalian sangat besar dalam mewujudkan Kota Denpasar yang bersinar bersih dari Narkoba,” ajak A.A. Lanang Ngurah .

Salah satu narasumber AA Sudiana menyampaikan  Indonesia darurat narkoba seperti yang pernah disampaikan Mantan Presiden RI Joko Widodo. Untuk itu semua pihak harus bekerja keras mencegah terjadinya penyalahgunaan narkoba. Terutama pada generasi muda dan para pelajar, mengingat saat ini merupakan salah satu sasaran bagi para pengedar mengingat masa remaja masa mencari jati diri.  “Kami harapkan anak-anak pelajar mampu menjaga diri dan memilih dalam pergaulan. Sehingga diharapkan bisa terhindar dari penyalahgunaan narkoba,” ujarnya. Untuk itu para pelajar harus punya tekad melawan narkoba. Mengingat penyalahgunaan narkoba disebabkan beberapa faktor diantaranya fator lingkungan, faktor keluargan dan faktor individu.  “Faktor-faktor kami kira sangat mempengaruhi penyalahgunaan darkoba,” ujarnya. Ia berharap dengan adanya sosialisasi yang gencar akan membuat para generasi muda dan pelajar semakin memahami bahaya narkoba.

Baca Juga :  Hindu di Mata Kartunis, Retorika Kartunal Kehidupan Kita Sehari-hari

Sementara narasumber dari BNN, Oka Sastra menyampaikan makin hari makin meningkat penggunaan narkoba terutama di kalangan pelajar. Terlebih lagi jenis dan kemasannya narkoba beranega ragam. Untuk itu para pelajar harus memiliki mental kuat agar terhindar dari narkoba. “Kami berharap setelah mendapatkan sosialisasi ini para pelajar menjadi agen penyuluh di masyarakat tentang bahaya narkoba,” harapnya. (GST-HMSDPS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here