Masuk Bali Tanpa Tujuan, Polsek Gilimanuk Pulangkan 17 Anak Punk

0
263

 

Balinetizen.com, Jembrana

 

Sebanyak 17 anak punk dipulangkan ke Jawa. Pasalnya, 13 laki-laki dan 4 perempuan ini masuk ke Bali tanpa tujuan yang jelas dan juga tidak membawa identitas diri.

Menghindari pemeriksaan petugas di Pelabuhan Gilimanuk, diduga mereka masuk Bali melalui jalur tikus di wilayah Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana. Mereka diamankan petugas saat menunggu kendaraan dengan tujuan Denpasar.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk Kompol I Komang Muliyadi melalui Perwira Pengawas (Pawas), Iptu Surjadi mengatakan bahwa anak punk tersebut diamankan saat berkumpul di halaman toko berjejaringan di Lingkungan Samiana, Kelurahan Gilimanuk, Sabtu (10/5/2025) malam.

“Mereka mengaku dari Surabaya, Jawa Timur. Semuanya ada 17 orang, 13 laki-laki dan 4 perempuan,” ujar Iptu Surjadi didampingi Lurah Gilimanuk Ida Bagus Tony Wirahadikusuma, Minggu (11/5/2025).

Keberadaan ke 17 anak punk diketahui saat Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk bersama Sat Pol PP dan Linmas Kelurahan Gilimanuk melaksanakan patroli rutin. “Kami rutin melaksanakan patroli bersama dalam rangka menjaga ketertiban dan keamanan wilayah Gilimanuk,” imbuhnya.

Dari hasil pemeriksaan, kata dia, mereka mengaku masuk wilayah Gilimanuk melalui jalur pantai dengan tujuan menghindari pemeriksaan petugas di pintu masuk utama di Pelabuhan Gilimanuk.

“Mereka ke Bali tanpa tujuan jelas dan tidak membawa identitas diri,” sebutnya.

Menurutnya ke 17 anak punk tersebut mengaku bernama Riski, Radit, Rizal, Arfin, Andre, Yogi, Sulaiman, Yuda, Putra, Noval, Candra, Firman, Dimas dan 4 orang perempuan yakni Iza, Lilin, Stela dan Cici.

“Keberadaan mereka dikeluhkan masyarakat karena dianggap dapat mengganggu kenyamanan pengunjung pertokoan,” ungkapnya.

Setelah diberikan arahan dan pembinaan, ke 17 anak punk kemudian dipulangkan ke daerah asalnya melalui Pelabuhan Gilimanuk. Sekira pukul 20.25 WITA dengan diantar petugas, mereka dinaikan ke atas KMP Citra Mandala Sakti di Dermaga MB 3 dan KMP Swarna Cakra di Dermaga MB 4 untuk selnjutnya menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur.

Baca Juga :  Jegog Mebarung Jembrana Menggema di Panggung PKB ke -44

“Langkah ini kami lakukan sebagai bentuk tanggung jawab dalam menjaga ketertiban umum serta mencegah potensi gangguan keamanan di wilayah Gilimanuk yang menjadi pintu gerbang Bali bagian barat,” pungkasnya. (Komang Tole)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here