Balinetizen.com, Jembrana
Laju kendaraan di jalur utama Denpasar – Gilimanuk sempat tersendat, Minggu (3/8/2025) pagi. Situasi tersebut disebabkan tumbangnya sebuah pohon perindang jalan hingga menutupi sebagian badan jalan.
Dari informasi pohon perindang jalan jenis Gelodokan Tiang tumbang setelah sebelumnya diserempet truk kontainer hingga terbelah. Pohon setinggi 5 meter dengan diameter 30 centimeter tumbang menutupi separuh bahu jalan utama.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Udayana sebelah timur Yonif 741/GN, Kota Negara. Akibatnya, arus lalu lintas dari arah Denpasar menuju ke arah Gilimanuk sempat tersendat.
Arus lalulintas kembali normal setelah pohon tumbang berhasil dievakuasi petugas BPBD Jembrana bersama Dinas LH Jembrana dan Unit Turjawali Polres Jembrana sekaligus mengatur lalulintas.
Evakuasi pohon tumbang mulai dilakukan sekitar pukul 09.30 Wita, menindaklanjuti laporan warga.
“Begitu ada laporan, regu TRC langsung kami terjunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi,” ujar Kalaksa BPBD Jembrana I Putu Agus Artana Putra, Minggu (3/8/2025).
Pohon yang tumbang menurutnya sempat menutupi separuh jalan utama Denpasar – Gilimanuk sehingga dilakukan evakuasi lebih cepat guna menghindari kemacetan. “Pohon yang tumbang jenis pohon Gelodokan Tiang,” imbuhnya.
Sementara itu, Kasat Samapta Polres Jembrana, AKP I Putu Darma Santika mengatakan, selain mengevakuasi pohon, petugas juga melaksanakan pengaturan lalu lintas guna menghindari kemacetan dan kecelakaan.
“Kami pastikan respons cepat terhadap kejadian-kejadian yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat. Sinergitas dengan BPBD menjadi langkah konkret dalam mewujudkan rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga mengimbau pengguna jalan agar waspada dan berhati-hati terhadap potensi pohon tumbang akibat angin kencang serta melaporkan ke pihak kepolisian atau BPBD bila menemukan situasi serupa. (Komang Tole)
