Balinetizen.com, Jembrana
Musibah kebakaran terjadi di Kelurahan Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana. Rumah permanen berukuran 3X3 meter hangus terbakar, Rabu (13/8/2025) malam. Dari kejadian itu, seorang lansia Made S (74) meninggal dunia.
Dari informasi peristiwa kebakaran hingga menelan korban jiwa terjadi sekitar pukul 20.00 WITA. Api pertama kali diketahui Ni Ketut Sutarmi (63). Saat itu, ia sedang memasak di dapur dan tiba-tiba listrik di rumahnya padam.
Saksi kemudian keluar untuk mengecek meteran listrik. Saat berada di halaman rumah, ia melihat kobaran api di rumah yang ditempati korban, Made S. Rumah korban berada di sebelah utara dari rumah saksi.
Melihat api semakin membesar, saksi berteriak minta tolong. Tidak berselang lama, warga sekitar berdatangan ke lokasi membantu memadamkan api dan menghubungi petugas pemadam kebakaran (Damkar).
Sekitar pukul 20.20 WITA, petugas dengan tiga unit kendaraan Damkar tiba di lokasi. Petugas kemudian melakukan pemadaman sekaligus mengevakuasi korban dari dalam kamarnya.
Korban dievakuasi ke balesari dengan kondisi mengalami luka bakar serius. Dari hasil pemeriksaan dokter Puskesmas 1 Mendoyo, korban dinyatakan sudah meninggal dunia.
Kasat Pol PP Jembrana I Made Leo Agus Jaya, Kamis (14/8/2025), membenarkan kejadian kebakaran tersebut.
Menurutnya saat terjadi kebakaran, pintu kamar korban terkunci dari dalam. Dan menurut keterangan pihak keluarga bahwa korban sudah dua hari tidak keluar dari dalam kamar.
Akan peristiwa tersebut, pihak keluarga sudah mengikhlaskan atas meninggalnya korban dan menolak untuk dilakukan otopsi.
Pihaknya tidak mengetahui penyebab peristiwa kebakaran tersebut. Namun dugaan sementara diakibatkan konsleting listrik. (Komang Tole)

