Bali Interfood 2025 Hadirkan Inovasi Kuliner Dunia, Target 15 Ribu Pengunjung

0
239

Balinetizen.com, Denpasar 

Bali Interfood 2025 siap digelar untuk keenam kalinya di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) pada 10–12 September 2025.

Pameran internasional ini menampilkan ragam produk, teknologi, dan inovasi di sektor makanan & minuman, bakery, horeca, hingga pengolahan dan pengemasan.

Acara ini diselenggarakan bersamaan dengan Bali Hotel & Tourism, Bali Coffee Expo, Bali Wine & Spirit, dan Bakery Indonesia Expo 2025, menjadikannya salah satu ajang pameran kuliner dan hospitality terbesar di Indonesia timur.

CEO Krista Exhibitions, Daud D. Salim, mengungkapkan Bali Interfood tahun ini menghadirkan 110 peserta, termasuk 40 UMKM, dari 17 negara, di antaranya Belgia, Tiongkok, Jerman, Italia, Malaysia, Korea Selatan, Thailand, Inggris, hingga Amerika Serikat. Pameran ini menargetkan 15.000 pengunjung dari berbagai kalangan, mulai dari pelaku industri, profesional, hingga masyarakat umum.

“Bali Interfood 2025 bukan hanya pameran dagang, tapi juga etalase kuliner Nusantara, termasuk kuliner khas Bali, agar lebih dikenal dunia. Ajang ini sekaligus membuka peluang bisnis baru di sektor makanan, minuman, dan horeca,” jelas Daud didampingi Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Ketua PHRI) Bali, Ida Bagus Agung Partha Adnyana (Ketua BTB) Bali dan Ketua Umum AP5I, Budhi Wibowo di Kantor Bali Tourism Board (BTB), Denpasar, Senin (25/8/2025).

Selain pameran, kata Daud Bali Interfood 2025 menghadirkan Business Matching, yang mempertemukan peserta dengan buyer, distributor, dan investor. Berbagai program juga akan digelar, antara lain:

Cooking Demo Catcher Gourmet – Flavor Forum

Cooking Demo Pabrik Powder – Dialogue in a Cup of Tea

Talkshow Cocoa Sustainability Partnership (CSP) tentang praktik keberlanjutan

Edukasi dan diskusi seputar teknologi pangan terbaru.

Kesuksesan Bali Interfood 2025 tidak lepas dari dukungan Kementerian Pariwisata RI, Kementerian Perdagangan RI, Pemprov Bali, Pemprov Jawa Timur, serta asosiasi industri seperti PHRI, GAPMMI, APRINDO, APKRINDO, IPF, ARPI, APHI, BRCA, hingga AP5I.

Baca Juga :  Porsenijar Kota Denpasar Tahun 2025 Ditutup,  SMPN 2 Denpasar Kembali Sukses Kawinkan Juara Cabang Olahraga dan Seni

Ketua Umum AP5I, Budhi Wibowo, menegaskan pentingnya pameran semacam ini sebagai sarana memperluas pasar ekspor perikanan Indonesia.

“Pameran seperti Bali Interfood menjadi jalan paling efektif mempertemukan produsen dengan hotel, restoran, kafe, dan distributor, baik lokal maupun internasional,” ujarnya.

Bali Interfood 2025 merupakan bagian dari rangkaian pameran Krista Exhibitions di Indonesia, setelah East Food Indonesia di Surabaya, lalu berlanjut ke SIAL Interfood 2025 di JIExpo Kemayoran Jakarta (12–15 November 2025) yang diikuti lebih dari 1.200 peserta dari 25 negara.

Bali Interfood 2025 terbuka bagi buyer, distributor, pelaku horeca, franchise, produsen bahan baku, hingga investor. Pameran ini diharapkan memperkuat posisi Bali sebagai destinasi kuliner internasional sekaligus mendukung pertumbuhan pariwisata dan industri makanan & minuman di Indonesia.

(Jurnalis : Tri Widiyanti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here