Dua Hari Menjelang Kejuaraan Dunia Vovinam ke-8 Di Buleleng, Persiapan Venue Capai 90 Persen

0
274

 

Balinetizen.com, Buleleng

Persiapan penyelenggaraan Kejuaraan Dunia Vovinam ke-8 Tahun 2025 di Kabupaten Buleleng memasuki tahap akhir.

Berangkat dari hal ini, Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna secara langsung meninjau kesiapan venue utama di GOR Tenis Indoor Undiksha Jinengdalem, Singaraja, pada Kamis (30/10/2025).

“Tingkat kesiapannya telah mencapai 90 persen,” ucapnya menegaskan.

Peninjauan yang dilakukan dua hari menjelang penyelenggaraan kejuaraan internasional yang akan diikuti oleh 25 negara ini, difokuskan pada penyempurnaan akhir untuk memastikan segala sesuatunya benar-benar representatif untuk penyelenggaraan kejuaraan.

“Kami optimis. Mengingat kesiapannya sudah mencapai 90 persen. Mungkin satu dua hari ini diselesaikan penyempurnaannya. Sehingga benar-benar representatif untuk kita sebagai tuan rumah pertandingan kejuaraan dunia Vovinam,” tegas Wabup Supriatna.

Disebutkan bahwa pekerjaan yang tersisa lebih bersifat merapikan dan membersihkan beberapa hal, seperti pemasangan banner, penjor, dan pembersihan area sekitar. Hal ini menjadi fokus utama tim persiapan dalam 48 jam ke depan.

“Secara keseluruhan, tempat pertandingan utama sudah dinyatakan siap dan berfungsi dengan baik,” jelasnya.

“Momentum penyelenggaraan kejuaraan dunia ini, bukan sekadar tentang event olahraga semata. Melainkan sebuah pintu gerbang bagi Buleleng untuk memproyeksikan diri di peta olahraga internasional,” ucap Wabup Supriatna menambahkan.

Mantan Ketua DPRD Buleleng ini juga menyampaikan harapan strategis pasca penyelenggaraan event bergengsi tersebut. Kejuaraan dunia ini sebagai upaya untuk meningkatkan reputasi Buleleng.

“Kami berharap Buleleng lebih dikenal, terutama di mancanegara terkait dengan fasilitas olahraga,” kata Supriatna.

Begitu juga dengan dikenalnya fasilitas olahraga yang memadai di tingkat internasional, diharapkan dapat memicu minat untuk menyelenggarakan even-even olahraga besar lainnya di masa mendatang.

Tak kalah pentingnya, event ini diharapkan menjadi katalisator bagi perkembangan olahraga Vovinam di tingkat lokal. Kehadiran ratusan atlet vovinam terbaik dunia di Buleleng diharapkan dapat memicu minat generasi muda khususnya di Buleleng dan Bali untuk menekuni olahraga bela diri asal Vietnam ini.

Baca Juga :  Bupati Suwirta Apresiasi Penggunaan Alat Sidik Jari kepada Perangkat Desa Jumpai

“Siapa tahu banyak masyarakat yang berminat untuk menekuni olahraga Vovinam sehingga Buleleng bisa lebih banyak mempunyai atlet yang handal,” harapnya.

Dikatakan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng melihat peluang besar dalam mengintegrasikan sektor olahraga dengan pariwisata. Kejuaraan Dunia Vovinam ini dipandang sebagai langkah awal yang konkret untuk mewujudkan visi Buleleng sebagai destinasi wisata olahraga (sports tourism).

“Kami mempunyai potensi untuk itu, didukung oleh alam, budaya, dan juga sumber daya,” jelas Supriatna.

Ia juga menyoroti peran strategis Fakultas Olahraga dan Kesehatan (FOK) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) yang dapat bersinergi secara optimal untuk mendukung pengembangan wisata olahraga ini.

Dengan segala persiapan yang hampir final dan segudang harapan yang mengiringinya, Buleleng pun siap menyambut dunia untuk sebuah perhelatan olahraga yang tidak hanya berkompetisi mencari yang terbaik, tetapi juga membangun masa depan olahraga dan pariwisata daerah. GS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here