Balinetizen.com, Buleleng –
Panitia Kejuaraan Dunia Vovinam ke-8 Tahun 2025 resmi dibubarkan dalam rapat evaluasi yang digelar di Ruang Rapat KONI Buleleng, pada Jumat (14/11/2025).
Pembubaran panitia dilakukan setelah penyelenggaraan kejuaraan yang berlangsung 1-8 November 2025 dinilai sukses besar dan mendapat apresiasi kuat dari delegasi internasional. Malahan survei kepuasan peserta mencatat angka mencapai 96 persen, hal ini menjadi penegas bahwa Buleleng mampu mengelola event olahraga dunia dengan standar tinggi.
Sejumlah delegasi dari berbagai negara bahkan memilih memperpanjang masa tinggal mereka hingga satu pekan setelah kejuaraan, guna menikmati suasana Buleleng. Keputusan itu dinilai sebagai bukti bahwa layanan dan kenyamanan bagi peserta selama kejuaraan berjalan sangat baik.
Ketua Panitia Kejuaraan Dunia Vovinam ke-8 yang juga Wabup Buleleng, Gede Supriatna menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh panitia dan pihak pendukung yang telah memastikan pelaksanaan berjalan lancar. Menurutnya, keberhasilan ini tidak hanya tercatat dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga prestasi atlet daerah. Yangmana atlet Vovinam Buleleng berhasil membawa pulang medali perak dan perunggu.
“Ini kebanggaan bagi kami. Kejuaraan ini memberi dampak positif untuk pembinaan atlet dan promosi daerah. Harapan kami, kualitas olahraga di Buleleng terus ditingkatkan, sehingga semakin banyak cabang yang mempercayakan penyelenggaraan event nasional maupun internasional di Buleleng,” tegasnya.
Ketua Umum PB Federasi Vovinam Indonesia (FVI), I Nyoman Yamadhiputra, juga memberikan apresiasi terhadap kinerja panitia. Ia menyebut sinergi dan kesiapan seluruh unsur di Buleleng telah teruji dalam kejuaraan dunia tersebut. Bahkan sejumlah negara peserta menunjukkan kesan mendalam terhadap penyambutan, keamanan, kenyamanan, hingga suasana pembukaan yang dinilai sangat berkesan.
“Mereka benar-benar merasakan pelayanan yang tulus. Ada yang memperpanjang kunjungan, ada yang membawa keluarga berwisata. Survei kami mencatat 96 persen puas terhadap kinerja panitia,” terangnya.
Ketua Umum KONI Buleleng, I Ketut Wiratmaja mengatakan keberhasilan ini menjadi modal penting bagi Buleleng untuk melangkah lebih jauh. Selain mampu membangun citra positif Indonesia di mata 26 negara, penyelenggaraan kejuaraan dunia ini juga menjadi bukti bahwa Buleleng siap menjadi tuan rumah event berskala lebih besar.
“Kejuaraan dunia ini mencatat sejarah baru bagi Buleleng. Semua bidang organisasi olahraga kita sudah teruji. Buleleng siap menggelar kejuaraan internasional lainnya,” pungkasnya.
Usai sukses sebagai tuan rumah Kejuaraan Dunia Vovinam ke-8 Tahun 2025, Buleleng kembali dipercaya menggelar Kejuaraan Renang Kelompok Umur Tingkat Nasional serta Kejuaraan Bulutangkis Internasional pada akhir Tahun 2025.
Dengan modal kepuasan peserta yang tinggi dan soliditas organisasi, KONI Buleleng optimis dapat mempertahankan kualitas penyelenggaraan, yang sekaligus mengangkat nama Buleleng di kancah olahraga nasional dan dunia. GS

