EYTHO 2026 Resmi Dibuka, Total Hadiah Capai Rp680 Juta

0
213
Kampus Elizabeth International kembali menggelar Ezzy Youth Tourism & Hospitality Olympics (EYTHO) 2026, ajang kompetisi pariwisata dan perhotelan pada Senin, (26/1/2026).

Balinetizen.com, Denpasar-

Kampus Elizabeth International kembali menggelar Ezzy Youth Tourism & Hospitality Olympics (EYTHO) 2026, ajang kompetisi pariwisata dan perhotelan pada Senin, (26/1/2026). Memasuki tahun ketiga penyelenggaraan sejak pertama kali digelar pada 2024, kegiatan ini menjadi wadah pengembangan kompetensi generasi muda agar siap bersaing di industri tourism dan hospitality.

Direktur Elizabeth International, Putu Sri Budani, mengatakan EYTHO 2026 resmi dibuka tepat hari ini dan diselenggarakan selama lima hari, mulai 26 hingga 30 Januari 2026, bertempat di Ezzy Smart Resort, Denpasar. “Tepat hari ini kami menggelar EYTHO 2026, dan kegiatan ini sudah kami adakan sejak tahun 2024. Kami mengundang anak-anak SMA dan SMK se-Bali, serta juga melibatkan para hotelier,” ujar Putu Sri Budani.

EYTHO 2026 dirancang sebagai ajang kreativitas dan pembuktian kemampuan peserta atas materi dan keterampilan yang telah mereka pelajari di sekolah masing-masing. Menurut Putu Sri Budani, kompetisi ini menjadi ruang bagi peserta untuk menunjukkan sejauh mana hasil pembelajaran dapat diaplikasikan secara profesional. “Ini adalah ajang kreativitas untuk anak-anak SMA dan SMK, di mana mereka bersaing secara sehat untuk menunjukkan kemampuan dan menghasilkan sesuatu dari apa yang sudah mereka pelajari,” katanya.

Direktur Elizabeth International, Putu Sri Budani (kanan) dan Ketua Panitia EYTHO 2026, Tyo Praditya (kiri).

Antusiasme peserta dinilai sangat tinggi. Tercatat 225 peserta mengikuti EYTHO 2026 dengan total hadiah mencapai Rp680 juta. Khusus bagi pemenang kategori SMA/SMK, panitia menyediakan beasiswa pendidikan langsung di Elizabeth International, sementara kategori hotelier mendapatkan hadiah uang tunai dan piala.

Ketua Panitia EYTHO 2026, Tyo Praditya, menjelaskan total terdapat 16 kompetisi yang dipertandingkan, terbagi ke dalam dua kategori utama, yakni SMA/SMK dan hotelier. “Untuk SMA dan SMK ada 12 kompetisi, sementara hotelier ada 4 kompetisi. Dari tahun sebelumnya, kami menambahkan kompetisi baru seperti Barista Competition dengan konsep hard of consistency yang lebih kekinian, serta Best Waiter and Waitress,” jelasnya.

Baca Juga :  Rancangan Penataan Dapil di Buleleng, KPU telorkan Tiga Opsi Untuk Diputuskan KPU Pusat

Tyo menyebutkan ada beberap kategori lomba yang dipertandingkan meliputi bidang Food & Beverage, Front Office, Culinary Arts, Room Division, Bahasa Inggris, Teknologi Informasi, Creative & Digital Marketing, hingga Business Plan Competition. “Seluruh kompetisi dirancang tidak hanya menguji kemampuan teknis, tetapi juga membentuk sikap profesional, ketepatan kerja, dan kemampuan komunikasi peserta,” sebut Tyo.

Budawati menekankan kembali bahwa EYTHO bukan sekadar ajang mencari juara, melainkan juga proses pembelajaran dan pengembangan jejaring profesional. “Ini memang kompetisi yang bonusnya juara, tetapi ada satu hal penting yang harus diingat, yaitu prosesnya. Ini adalah ajang networking dan menggali kreativitas. Ketika peserta sudah berani datang dan ikut, sebenarnya mereka sudah menjadi pemenang,” ujarnya.

Dukungan juga datang dari pemerintah daerah. Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Energi Sumber Daya Mineral (Disnaker dan ESDM) Provinsi Bali, Ida Bagus Setiawan, menilai kegiatan ini memberikan dampak positif bagi pengembangan kompetensi pelajar. “Kegiatan ini sangat penting karena memberikan kesempatan kepada anak-anak SMA dan SMK untuk menguji kemampuan yang selama ini mereka pelajari. Ini menjadi pengalaman berharga sebelum mereka terjun ke dunia kerja,” katanya.

Budawati berharap ke depan, Elizabeth International menargetkan EYTHO dapat menjangkau peserta lebih luas di tingkat nasional. Meski saat ini masih berfokus di Bali, penyelenggara berharap ajang ini dapat menjadi agenda nasional yang mempertemukan dunia pendidikan dan industri pariwisata secara berkelanjutan.

 

Radha-MB

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here