Balinetizen.com, Jembrana
Sinergi lintas sektor dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat kembali ditunjukkan di Kabupaten Jembrana. BUMDesa Bersama Mekar Mesari LKD Kecamatan Jembrana menyalurkan bantuan sosial berupa dua unit program Bedah Rumah dan dua unit Bedah Warung yang bersumber dari Sisa Hasil Usaha (SHU) Pengelolaan Simpan Pinjam Kelompok Perempuan (SPKP).
Program ini merupakan bagian dari komitmen BUMDesa Bersama Mekar Mesari LKD Kecamatan Jembrana dalam menjalankan fungsi sosial serta mendukung peningkatan kualitas hidup dan perekonomian masyarakat.
Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, memberikan apresiasi atas pelaksanaan program tersebut dengan hadir secara langsung untuk melakukan peletakan batu pertama program Bedah Rumah di Lingkungan Dauhwaru, Kelurahan Dauhwaru, Kecamatan Jembrana, Selasa (27/1).
Dalam sambutannya, Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan menyampaikan bahwa realisasi bantuan Program Bedah Rumah agar berpedoman pada prinsip Kosala Kosali sebagai tata letak bangunan tradisional Bali.
“Program Bedah Rumah idealnya dirancang dengan mengacu pada tata letak bangunan Bali Kosala Kosali. Pendekatan ini penting untuk memastikan bahwa rumah yang dibangun tidak hanya layak huni secara fisik, tetapi juga mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi penghuninya,” ujarnya.
Dengan menerapkan konsep tersebut, sambungnya, hunian akan lebih selaras dengan filosofi budaya Bali yang menekankan keharmonisan antara manusia, alam, dan spiritualitas, sehingga manfaat program dapat dirasakan secara utuh dan berkelanjutan.
Selanjutnya Bupati Kembang Hartawan berharap bantuan sosial yang diberikan BUMDesa Bersama Mekar Mesari LKD Kecamatan Jembrana dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat penerima.
“Tentu harapanya bantuan sosial yang disalurkan oleh BUMDesa Bersama Mekar Mesari LKD Kecamatan Jembrana dapat memberikan manfaat yang nyata, meningkatkan kesejahteraan, serta meringankan beban masyarakat penerima,” harapnya.
Sementara itu Kepala BUMDesa Bersama Mekar Mesari LKD Kecamatan Jembrana Ida Bagus Gede Indira Manuaba menyampaikan, bantuan sosial masyarakat ini diwujudkan dalam bentuk 2 unit bedah rumah dengan nilai per unit sebesar Rp. 35.000.000 dan 2 unit bedah warung (booth container) dengan nilai per unit sebesar Rp. 12.500.000.
“Usulan nama penerima bedah rumah dan bedah warung berdasarkan usulan yang diajukan oleh perbekel atau lurah,” sebutnya.
Adapun penerima bantuan bedah rumah adalah di Kelurahan Dauhwaru diberikan kepada I Dewa Ketut Suartana dan di Kelurahan Pendem kepada I Ketut Sumita. Sedangkan untuk Bedah Warung (Booth Container) penerimanya yakni I Ketut Nunas dari Desa Perancak dan Ni Ketut Meli Wali Desa Dangintukadaya. (Humas Jembrana)

