Anev SPPG Polres Jembrana, Kapolres: Bentuk Pengawasan Internal

0
200

 

Balinetizen.com, Jembrana

Polres Jembrana melakukan analisa dan evaluasi (Anev) terhadap kinerja Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Jembrana. Anev yang dilaksanakan di salah satu rumah makan di Kecamatan Mendoyo, Kamis (12/2/2026) dipimpin langsung Kapolres Jembrana AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati.

Kegiatan Anev Dapur SPPG Polres Jembrana untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto merupakan yang pertama kali sejak diresmikan Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada bulan Juni 2025 lalu.

Selain para Pejabat Utama (PJU) Polres Jembrana dan pengurus Bhayangkari, kegiatan Anev juga dihadiri pengelola SPPG Polres Jembrana, ahli gizi, mitra kerja serta para kepala sekolah penerima manfaat dari tingkat TK hingga SMA/SMK.

Kapolres Jembrana AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati menegaskan bahwa pelaksanaan Anev merupakan bentuk pengawasan internal dan transparansi Polri untuk memastikan program MBG berjalan tepat sasaran, akuntabel, serta memberikan manfaat yang optimal bagi para siswa.

“Kegiatan ini menjadi ruang evaluasi terbuka. Kami ingin memastikan kualitas menu, distribusi, dan pelayanan benar-benar sesuai harapan penerima manfaat. Masukan dari sekolah menjadi bahan penting bagi kami untuk melakukan penyempurnaan,” tegas Kapolres.

Saat pertemuan, pihak perwakilan sekolah sebelumnya menyampaikan evaluasi konstruktif, mulai dari variasi menu, frekuensi pemberian susu, kualitas buah, pengemasan, hingga penyesuaian distribusi saat bulan Ramadan dan hari libur nasional. Selain itu, disampaikan pula perlunya pembaruan data jumlah siswa guna menghindari kelebihan porsi.

Adanya masukan tersebut, akan dilakukan perbaikan secara bertahap, termasuk inovasi pengolahan menu, peningkatan kualitas kemasan serta seleksi bahan pangan dari suplier guna menjaga standar gizi dan keamanan konsumsi.

Terkait keterbatasan suplai ayam dan susu, Polres Jembrana terus berkoordinasi dengan penyedia untuk menjaga stabilitas distribusi tanpa mengurangi kualitas.

Baca Juga :  DPRD : LRT Jakarta Jalur Velodrome - Kelapa Gading Proyek Gagal

Secara umum, hasil evaluasi menunjukkan pelaksanaan Program MBG selama enam bulan berjalan baik dan semakin mengalami peningkatan kualitas dibandingkan tahap awal pelaksanaan. Kekurangan yang ditemukan menjadi bahan pembenahan sebagai bagian dari komitmen Polri terhadap pelayanan yang presisi dan berkelanjutan.

Kapolres menegaskan bahwa peran Polri tidak hanya sebatas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir sebagai institusi yang peduli terhadap kesehatan dan masa depan generasi muda. (Komang Tole)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here