Hilang 7 Hari di Gunung Batukaru, Made Dibya Ditemukan Tewas di Dasar Jurang

0
253

Balinetizen.com, Tabanan

Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi jenazah seorang pendaki lanjut usia yang sebelumnya dilaporkan hilang di kawasan Gunung Batukaru, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Minggu (10/5/2026).

Korban diketahui bernama Made Dibya (84), warga yang sebelumnya dilaporkan terpisah dan tersesat saat melakukan pendakian di Gunung Batukaru. Jenazah korban ditemukan di dasar jurang pada Sabtu (9/5/2026) sekitar pukul 16.20 Wita.

Sebelumnya, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar (Basarnas Bali) sempat menghentikan operasi pencarian terhadap korban setelah upaya SAR berlangsung selama tujuh hari, tepatnya pada Sabtu (2/5/2026).

Namun, setelah adanya laporan penemuan jenazah di kawasan Gunung Batukaru, operasi SAR kembali dibuka. Operator komunikasi Basarnas Bali langsung berkoordinasi dengan SAR Samapta Polda Bali serta pemandu lokal Batukaru untuk memastikan informasi tersebut.

Sebanyak lima personel Basarnas Bali diberangkatkan dari Jimbaran, Kuta Selatan menuju Posko Pendakian Gunung Batukaru pada Sabtu sore. Karena kondisi sudah malam dan minim pencahayaan, proses evakuasi disepakati dilaksanakan pada Minggu pagi.
Tim SAR mulai bergerak pukul 08.00 Wita dari titik ketinggian 1.197 meter di atas permukaan laut (Mdpl) menuju lokasi penemuan korban. Setelah melewati medan terjal dan licin, tim akhirnya berhasil menjangkau korban pada pukul 10.20 Wita.

“Korban ditemukan pada koordinat 8°20’46.67″S – 115°5’6.32″E di ketinggian 1.808 Mdpl, tepatnya di dasar jurang dengan kedalaman sekitar 90 meter” ujar Kepala Basarnas Bali I Nyoman Sidakarya, Minggu (10/5).

Proses evakuasi berlangsung dramatis karena medan cukup ekstrem, bebatuan labil, cuaca lembab berkabut, serta jarak pandang terbatas. Kondisi jenazah yang telah mengalami pembengkakan dan pembusukan organ tubuh juga menjadi tantangan tersendiri bagi tim evakuasi.

Sekitar pukul 11.45 Wita, jenazah korban berhasil diangkat dari dasar jurang. Selanjutnya korban ditandu secara estafet menuruni Gunung Batukaru menuju Posko SAR Gabungan di Jatiluwih.

Baca Juga :  Sampah Terbakar Meluas, Warga Sempat Panik

Seluruh proses evakuasi selesai pada pukul 13.40 Wita. Jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga dan dibawa ke rumah duka menggunakan ambulans Bhuana Bali Rescue.

Operasi SAR gabungan ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Ditsamapta Sabhara Polda Bali, Ditsamapta Sabhara Polres Tabanan, Polsek Selemadeg, Polairud Polres Tabanan, Babinsa Desa Jegu, BPBD Kabupaten Tabanan, Bhuana Bali Rescue, RAPI Tabanan, PMI Kabupaten Tabanan, komunitas pendaki gunung, ORARI Bali, IOF Bali, keluarga korban, serta masyarakat setempat.

(Jurnalis : Tri Widiyanti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here