LDII Bali Tebar Kurban Senilai Rp3 Miliar untuk Masyarakat

0
50

Balinetizen.com, Denpasar –

 

Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Bali menggelar pelaksanaan Hari Raya Iduladha 10 Zulhijah 1447 Hijriah pada Rabu, 27 Mei 2026 di Halaman Gedung Serbaguna LDII Bali, Jalan Padang Griya II No.1, Padang Sambian, Denpasar Barat.

Ketua Panitia Kurban DPW LDII Bali, Muhamad Nur, menyampaikan bahwa pada Iduladha tahun 2026 ini jumlah hewan kurban yang berhasil dihimpun mencapai 148 ekor sapi dan 289 ekor kambing dengan total nilai sekitar Rp3 miliar.

“Penyebaran hewan kurban dilakukan di seluruh DPD, DPC, dan PAC LDII yang tersebar di tujuh kabupaten/kota di Bali. Di Denpasar sendiri ada di beberapa titik seperti Sesetan, Imam Bonjol, Tegal dan wilayah lainnya,” ujar Muhamad Nur.

Ia menjelaskan, proses pembagian daging kurban dilakukan secara tertib dan sistematis melalui pendataan penerima serta pembagian kupon sebelumnya guna menghindari kerumunan masyarakat. Daging kurban tidak hanya dibagikan kepada warga LDII maupun umat Muslim, tetapi juga kepada masyarakat umum di sekitar lokasi pelaksanaan.

Muhamad Nur menambahkan, LDII Bali juga memberikan perhatian terhadap aspek lingkungan dalam pelaksanaan kurban. Selama beberapa tahun terakhir, panitia telah menggunakan kemasan ramah lingkungan dan tahun ini kembali ditingkatkan dengan penggunaan plastik ramah lingkungan.

Selain itu, LDII Bali juga mengirimkan warga untuk mengikuti pelatihan pengelolaan limbah hewan kurban agar sesuai dengan aturan pengelolaan sampah di Bali, termasuk mengacu pada Peraturan Daerah terkait pengelolaan lingkungan.

Untuk memastikan kesehatan hewan
kurban, panitia bekerja sama dengan Dinas Peternakan Provinsi Bali yang telah melakukan pemeriksaan kesehatan hewan sebelum proses penyembelihan berlangsung.

Menariknya, seluruh sapi kurban yang digunakan tahun ini merupakan sapi lokal Bali. Begitu juga kambing yang berasal dari sejumlah peternak lokal di wilayah Pupuan, Tianyar hingga Karangasem sebagai bentuk dukungan terhadap peternak daerah dan penguatan ekonomi masyarakat lokal.

Baca Juga :  Advokasi Kebijakan Implementasi Wajib Belajar Satu Tahun Prasekolah

Kegiatan pemotongan hewan kurban dan pembagian daging berlangsung hingga sore hari dan ditutup dengan ramah tamah bersama seluruh panitia dan masyarakat.(RED- MB)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here