Antusiasme Tinggi, SMP Negeri 1 Jenggawah Layani Ratusan Pendaftar Tahap Kedua SPMB 2026

0
76

Balinetizen.com, Jember

Pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahap kedua di SMP Negeri 1 Jenggawah disambut antusias oleh masyarakat. Sejak pagi hari, calon murid bersama orang tua telah memadati sekolah untuk mengikuti proses pendaftaran Tahun Ajaran 2026/2027.

Humas SMP Negeri 1 Jenggawah, Puguh, mengatakan bahwa pada tahap kedua ini sekolah melayani dua kategori pendaftaran, yakni pendaftaran tahap kedua murni melalui jalur domisili dan pendaftaran bagi calon murid yang sebelumnya mengikuti tahap pertama namun belum dinyatakan diterima.

“Peserta yang belum beruntung di tahap pertama masih memiliki kesempatan mengikuti tahap kedua. Jadi ada dua jalur yang kami layani pada tahap ini,” ujar Puguh, Senin (22/6/2026).

Menurutnya, jumlah calon murid yang berasal dari tahap pertama dan kembali mendaftar pada tahap kedua mencapai sekitar 112 orang. Sementara pendaftar tahap kedua murni diperkirakan mendekati seratus peserta.

Ia menjelaskan bahwa pada jalur domisili tahap kedua, faktor utama yang menjadi dasar seleksi adalah jarak tempat tinggal calon murid dengan sekolah tujuan. Berbeda dengan tahap pertama, pada tahap kedua peserta dapat memilih hingga tiga sekolah tujuan.

“Kalau tahap kedua ada pilihan satu, dua, dan tiga sekolah tujuan. Sedangkan tahap pertama tidak ada pilihan sekolah,” jelasnya.

Puguh mengungkapkan, sebanyak 162 calon murid telah dinyatakan diterima dan melakukan daftar ulang pada tahap pertama. Dengan total pagu SMP Negeri 1 Jenggawah sebanyak 352 siswa, maka masih tersedia 190 kursi yang diperebutkan pada tahap kedua.

Terkait peluang diterima berdasarkan jarak domisili, pihak sekolah menegaskan bahwa tidak ada batasan pasti karena sangat bergantung pada jumlah dan lokasi pendaftar setiap tahunnya.

“Jarak yang diterima tidak bisa dipastikan. Jika pendaftarnya banyak yang rumahnya dekat sekolah, maka jarak yang diterima juga semakin dekat. Sebaliknya, jika pendaftarnya berasal dari wilayah yang lebih jauh, maka jarak yang diterima bisa lebih jauh,” terangnya.

Baca Juga :  Sopir Diduga Ngantuk, Inova Hitam Terjun Bebas ke Sawah

Sebagai gambaran, pada tahun lalu jarak terjauh yang masih diterima sekitar 2.300 meter dengan jumlah kuota yang lebih sedikit dibanding tahun ini. Namun angka tersebut tidak dapat dijadikan patokan untuk pelaksanaan SPMB tahun 2026.

Dalam pelaksanaannya, sekolah berupaya memberikan pelayanan yang optimal kepada seluruh calon murid dan orang tua. Bahkan, antrean pengambilan nomor pendaftaran sudah terlihat sejak pukul 05.00 WIB.

“Kami berharap seluruh calon murid dan orang tua dapat mengikuti proses pendaftaran dengan tertib, sabar, dan disiplin sesuai nomor antrean yang telah diperoleh,” katanya.

Puguh juga mengimbau para calon murid yang nantinya belum berhasil diterima di SMP Negeri 1 Jenggawah agar tidak berkecil hati. Menurutnya, masih banyak sekolah lain yang dapat menjadi pilihan untuk melanjutkan pendidikan.

“Karena kuota sekolah terbatas, apabila belum diterima di SMP Negeri 1 Jenggawah, masih ada sekolah-sekolah lain di sekitar wilayah Jenggawah yang bisa menjadi pilihan untuk melanjutkan pendidikan,” pungkasnya. (Bam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here