Balinetizen.com, Denpasar
Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor Honda Vario bernomor polisi DK 5471 AD? dengan truk Fuso DK 8246 BT terjadi di perempatan Jalan Teuku Umar atau Simpang Buagan, Denpasar, Rabu (24/6/2026) sekitar pukul 14.49 WITA.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan diduga terjadi saat pengendara sepeda motor melaju melawan arah sebelum bertabrakan dengan truk Fuso yang sedang melintas. Benturan keras menyebabkan pengendara motor mengalami luka berat dan langsung dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Insiden tersebut sempat memicu kemacetan panjang di kawasan Simpang Buagan.
Arus lalu lintas dilaporkan macet total hingga kurang lebih dua jam akibat proses evakuasi korban dan kendaraan yang terlibat kecelakaan.
Seorang saksi, Hari (43) melaporkan bahwa kondisi motor keadaan ringsek dan tangan dalam kondisi patah.
Dari informasi yang beredar, korban diketahui berinisial I Gd W, (laki-laki) dan disebut bekerja sebagai petugas keamanan (security). Kabar tersebut diungkap melalui unggahan akun Instagram @alviiaaa._ yang menyebut korban merupakan rekan kerja di tempatnya bekerja sebagai sekuriti.
Dalam unggahannya, akun tersebut menduga korban baru saja pulang setelah menjalani pekerjaan lembur sebelum mengalami kecelakaan nahas tersebut.
Rata – rata komentar netizen justeru menyalahkan korban dan menyayangkan peristiwa tersebut.
Sementara itu, saat dikonfirmasi terkait peristiwa tersebut, Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, meminta waktu untuk memberikan keterangan resmi. Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan lebih lanjut dari pihak kepolisian mengenai kronologi lengkap maupun penyebab pasti kecelakaan.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kecelakaan.
Pantauan media ini di lokasi kondisi perempatan memang membuat sejumlah pengendara motor acap kali melanggar lalu lintas seperti menerobos lampu merah, melewati batas marka jalan dan tempat penyeberangan (zebra cross).
Terlebih lampu apil/lalu lalu lintas di simpang perempatan Teuku Umar/Simpang Buagan ini memiliki durasi singkat sehingga kerap membuat situasi di perempatan ini crowdid di jam jam tertentu.
(Jurnalis: Tri Widiyanti)

