Air Laut Pasang Kepung Buruh Proyek di Bawah Tebing Uluwatu, Evakuasi Berlangsung Dramatis

0
58

Balinetizen.com, Badung

 

Tiga buruh proyek sempat terjebak akibat air laut pasang di bawah tebing kawasan Pura Uluwatu, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Sabtu (27/6/2026) malam. Berkat operasi pencarian dan pertolongan yang dilakukan Basarnas Bali bersama tim SAR gabungan, dua korban yang masih bertahan di atas karang akhirnya berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat pada Minggu (28/6/2026) pagi.

Ketiga buruh tersebut diketahui bernama Rendi (20), Mansur (47), dan Tarmuji (50). Insiden bermula saat mereka berjalan menyusuri bibir pantai dari Pantai Nyang-Nyang menuju arah utara hingga kawasan bawah tebing Pura Uluwatu.

Namun, saat tiba di lokasi, air laut tiba-tiba pasang sehingga ketiganya tidak dapat kembali dan memilih berlindung di atas batu karang. Dalam situasi tersebut, Mansur nekat berenang ke laut hingga berhasil menyelamatkan diri dan kemudian melaporkan kejadian itu kepada pihak berwenang.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya, mengatakan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 20.40 Wita dan langsung mengerahkan tim rescue menuju lokasi kejadian.

“Benar, laporan kami terima sekitar pukul 20.40 Wita dan langsung kami terjunkan tim rescue menuju lokasi,” ujarnya, Minggu (28/6).

Sesampainya di lokasi, tim SAR melakukan koordinasi dengan unsur terkait serta meninjau titik evakuasi dari atas tebing. Namun, proses penyelamatan tidak dapat dilakukan pada malam hari karena terkendala medan yang ekstrem.

Tebing dengan ketinggian sekitar 100 meter serta jarak pandang yang sangat terbatas membuat operasi evakuasi ditunda hingga Minggu pagi demi keselamatan tim maupun korban.

“Korban masih berada di posisi yang aman dan masih bisa berkomunikasi, sehingga berdasarkan hasil evaluasi evakuasi dilaksanakan pagi hari,” jelas Sidakarya.

Baca Juga :  Tahap Awal Proyek Infrastruktur Strategis di Denpasar Resmi Dimulai

Operasi penyelamatan dimulai sekitar pukul 06.15 Wita dengan menurunkan seorang personel SAR menggunakan teknik lowering dari atas tebing menuju lokasi korban.

Korban pertama, Tarmuji, berhasil dievakuasi sekitar pukul 07.24 Wita menggunakan teknik lifting. Tak berselang lama, korban kedua, Rendi, juga berhasil diangkat ke atas tebing sekitar pukul 07.48 Wita.

“Seluruh korban berhasil dievakuasi dengan selamat. Kondisi kedua korban stabil dan selanjutnya dibawa ke Balai Desa Pecatu,” tambahnya.

Operasi penyelamatan melibatkan berbagai unsur SAR gabungan, di antaranya Basarnas Bali, Bhabinkamtibmas Desa Pecatu, Linmas Desa Pecatu, Pecalang Desa Pecatu, rekan-rekan korban, serta masyarakat sekitar.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat maupun wisatawan agar selalu memperhatikan kondisi pasang surut air laut saat beraktivitas di kawasan pesisir, khususnya di bawah tebing Pantai Uluwatu yang memiliki karakter medan ekstrem dan berisiko tinggi saat air laut pasang.

(Jurnalis : Tri Widiyanti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here