Keributan Antar Penghuni Kos Terjadi Denpasar Timur, Dipicu Alkohol

0
45

Balinetizen.com, Denpasar

Keributan antar penghuni kos terjadi di kawasan Akasia XVI Gang Durian, Kecamatan Denpasar Timur, Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 02.20 WITA. Peristiwa tersebut diduga dipicu kesalahpahaman saat sejumlah penghuni merayakan kemenangan Timnas Argentina usai menonton bersama (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026.

Mendapat laporan dari masyarakat, Perwira Pengawas (Pawas) Polsek Denpasar Timur bersama Unit Kecil Lengkap (UKL) langsung mendatangi lokasi kejadian untuk mengamankan situasi.

Berdasarkan keterangan saksi berinisial SD (21) asal Sumba Barat, dirinya bersama penghuni kos lainnya sedang beristirahat ketika mendengar suara motor digeber-geber disertai teriakan dari luar kos. Merasa terganggu, mereka kemudian keluar untuk menegur sekelompok penghuni kos di seberang gang yang membuat kegaduhan.

Namun teguran tersebut tidak diterima dengan baik karena pihak yang ditegur diduga berada di bawah pengaruh minuman beralkohol. Adu mulut pun terjadi hingga berujung baku pukul dan saling lempar batu.

Sementara itu, saksi lainnya berinisial Mecel, warga Manggarai, Nusa Tenggara Timur, menjelaskan bahwa dirinya bersama teman-temannya baru selesai menonton pertandingan Piala Dunia 2026 di kawasan Tukad Badung.

Karena tim favoritnya, Argentina, berhasil meraih kemenangan, mereka merayakannya setibanya di depan kos dengan menggeber motor sambil berteriak, “Argentina menang.”

Aksi tersebut memicu teguran dari penghuni kos di seberang jalan. Dalam kondisi dipengaruhi alkohol, salah satu rekannya tersulut emosi sehingga terjadi cekcok yang berkembang menjadi keributan.

Beruntung, warga sekitar, pecalang, serta personel Polsek Denpasar Timur segera datang ke lokasi untuk melerai kedua kelompok yang bertikai.
Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya menjelaskan bahwa insiden tersebut murni dipicu oleh kesalahpahaman yang diperparah pengaruh minuman beralkohol.

Baca Juga :  Bupati Tamba Terima Kunjungan Tim Wasev Mabes TNI

“Keributan terjadi karena salah paham saat ditegur dan dipengaruhi konsumsi alkohol. Kedua belah pihak mengalami luka lecet dan memar di bagian punggung serta siku tangan,” jelasnya, Rabu (8/7).

Petugas Polsek Denpasar Timur bersama pecalang dan aparat desa kemudian memediasi kedua belah pihak di lokasi. Mengingat waktu sudah menjelang subuh dan situasi berhasil dikendalikan, seluruh penghuni kos diminta kembali ke kamar masing-masing serta tidak mengulangi tindakan yang mengganggu ketertiban umum.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan serta tetap menjaga ketertiban, terutama pada malam hingga dini hari, demi menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

(Jurnalisn: Tri Widiyanti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here