Mandi di Pantai Pererenan Saat Ombak Besar, Remaja Asal Dalung Hilang Terseret Arus

0
58

 

 

Balinetizen.com, Badung

 

Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap seorang remaja bernama Made Cristian Jonathan (17) yang dilaporkan hilang setelah terseret arus di Pantai Pererenan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Sabtu (11/7/2026) sore.

Korban yang merupakan warga Jalan Tibung Anyar, Banjar Kwanji, Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara, dilaporkan terseret ombak sekitar pukul 17.40 WITA saat berenang bersama dua rekannya.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar, I Nyoman Sidakarya, mengatakan pihaknya menerima laporan dari Polair Polsek Kuta Utara pada Minggu pagi (12/7/2026) dan langsung mengerahkan tim rescue menuju lokasi kejadian.

“Kami menerima informasi dari Polair Polsek Kuta Utara dan segera mengerahkan tim rescue menuju lokasi kejadian,” ujar Nyoman Sidakarya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, ketiga remaja tersebut mulai mandi di Pantai Pererenan sekitar pukul 17.00 WITA. Saat itu kondisi gelombang cukup tinggi sehingga korban terseret arus ke tengah laut.

Salah satu rekannya berhasil menyelamatkan diri ke tepi pantai, sementara seorang lainnya berhasil dievakuasi oleh Tim Balawista Pantai Pererenan.

Dalam operasi pencarian, Tim SAR gabungan mengerahkan satu unit rubber boat untuk menyisir lokasi terakhir korban terlihat. Namun, tingginya gelombang menjadi tantangan bagi tim di lapangan.

Selain itu, satu unit jetski juga diterjunkan guna memperluas area pencarian di perairan sekitar Pantai Pererenan.

Pencarian turut didukung melalui jalur udara dengan mengoperasikan empat unit drone. Satu unit drone thermal milik Basarnas digunakan untuk mendeteksi keberadaan korban dari udara, sementara tiga drone lainnya dioperasikan oleh pihak keluarga.

“Empat unit drone kami kerahkan, terdiri dari satu drone thermal Basarnas dan tiga drone milik keluarga korban. Pemantauan dari udara diharapkan dapat membantu tim laut apabila korban terdeteksi sehingga proses evakuasi bisa segera dilakukan,” jelas Nyoman.

Baca Juga :  Siapkan Tenaga Keamanan Handal, Pemkab Jembrana Gelar Pelatihan Satpam Gada Pratama

Meski berbagai upaya telah dilakukan hingga Minggu sore, korban belum berhasil ditemukan.
Operasi SAR akan kembali dilanjutkan pada Senin (13/7/2026) mulai pukul 06.00 WITA dengan melibatkan seluruh unsur SAR gabungan.
Adapun unsur yang terlibat dalam pencarian meliputi Polair Polres Badung, Balawista Pantai Munggu, Balawista Pantai Pererenan, Balawista Pantai Kuta, Babinsa Desa Munggu, Linmas Desa Munggu, serta keluarga korban.

(Jurnalis : Tri Widiyanti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here