Pemkab Jember Gratiskan Pengobatan Korban Dugaan Keracunan MBG, Gus Fawait Minta Penanganan Maksimal

0
53

Balinetizen.com, Jember

 

Pemerintah Kabupaten Jember bergerak cepat menangani dugaan keracunan makanan yang dialami sejumlah penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Atas instruksi langsung Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, seluruh korban dipastikan memperoleh pengobatan gratis serta perawatan intensif hingga dinyatakan sembuh oleh tim medis.

Pada Kamis (16/7/2026), jajaran Satuan Tugas MBG tidak hanya melakukan inspeksi ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karangsono, Kecamatan Bangsalsari, tetapi juga meninjau langsung kondisi para pasien yang menjalani perawatan di Puskesmas Sukorejo.

Perwakilan Ketua Satgas MBG, Akhmad Helmi Luqman, menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan orang tua pasien, makanan yang diterima pada awalnya tampak layak dikonsumsi. Tidak ditemukan tanda-tanda makanan basi, berbau, maupun perubahan fisik lainnya saat paket dibuka.

Namun beberapa jam setelah makanan dikonsumsi, sejumlah anak mulai mengalami gangguan kesehatan berupa diare, demam tinggi, dan muntah. Orang tua kemudian segera membawa anak-anak mereka ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis.

Dari hasil pemeriksaan awal, sebagian besar pasien menunjukkan gejala gangguan saluran pencernaan yang serupa. Tim medis masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.

Helmi menegaskan, sesuai arahan Bupati Jember Gus Fawait, seluruh biaya pengobatan dan perawatan korban ditanggung pemerintah sehingga masyarakat tidak dikenakan biaya apa pun.

Selain itu, Satgas MBG menginstruksikan Puskesmas Sukorejo melakukan penyisiran atau screening ke rumah-rumah warga yang diketahui turut mengonsumsi paket MBG pada hari kejadian. Langkah tersebut dilakukan untuk mendeteksi kemungkinan adanya korban lain yang belum mendapatkan penanganan medis.

Pemerintah Kabupaten Jember juga meminta seluruh tenaga kesehatan memberikan pelayanan maksimal kepada para pasien. Korban yang masih menjalani perawatan diminta tetap berada di bawah pengawasan medis hingga kondisi kesehatannya benar-benar pulih dan dinyatakan sembuh oleh dokter.

Baca Juga :  100 Hari Kerja, Bang-Ipat Salurkan Pinjaman Daerah Rp3,4 Milyar untuk Koperasi Kakao dan KUD

Pemkab Jember menegaskan akan terus mengawal proses penanganan kasus ini, termasuk menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut guna mengetahui penyebab pasti insiden tersebut, sembari memastikan seluruh korban mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal. (Bam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here