
Balinetizen.com, Denpasar-
Prama Sanur Beach Bali menggelar perayaan perdana Christmas in July, pada Sabtu (25/7/2026) di area pantai Prama Sanur Beach Bali. Mengusung tema Summer Mid Christmas Magic, acara ini menghadirkan suasana Natal khas Australia di tengah nuansa tropis Pantai Sanur sebagai bentuk apresiasi kepada wisatawan Australia yang selama ini menjadi salah satu pasar utama kawasan Sanur, sekaligus memperkaya atraksi wisata dan mempererat hubungan budaya antara Indonesia dan Australia.
General Manager Prama Sanur Beach Hotel, I Gusti Bagus Surya, mengatakan penyelenggaraan Christmas in July terinspirasi dari tradisi masyarakat Australia yang merayakan suasana Natal pada bulan Juli saat negara tersebut memasuki musim dingin. “Christmas in July merupakan bentuk apresiasi kami kepada para tamu, khususnya wisatawan asal Australia yang selama ini menjadi salah satu pasar utama Prama Sanur Beach Hotel. Kami ingin menghadirkan pengalaman yang berbeda sehingga mereka tetap dapat merasakan suasana Christmas meski sedang berlibur di Bali,” ujar Bagus Surya.
Menurutnya, penyelenggaraan acara tersebut tidak hanya menjadi hiburan bagi wisatawan, tetapi juga merupakan bagian dari komitmen hotel dalam mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan di Sanur. Seiring berkembangnya kawasan Sanur sebagai destinasi wisata unggulan, Prama Sanur Beach Hotel ingin terus menghadirkan inovasi yang mampu memberikan pengalaman baru bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. “Perayaan Christmas in July merupakan tradisi yang cukup populer di Australia. Meski Hari Natal dirayakan pada 25 Desember yang bertepatan dengan musim panas, masyarakat Australia juga memiliki tradisi merayakan Christmas in July saat musim dingin untuk menghadirkan suasana Natal yang lebih identik dengan cuaca sejuk, lengkap dengan dekorasi, hidangan khas, dan kebersamaan,” kata Bagus Surya.
F&B Manager Prama Sanur Beach Hotel, I Gusti Ngurah Antarayana, juga mengungkapkan konsep Summer Mid Christmas Magic diwujudkan melalui berbagai sajian kuliner khas Natal yang identik dengan perayaan Christmas di Australia. “Saat ini Australia sedang memasuki musim dingin, sementara Bali berada di musim panas. Melalui tema Summer Mid Christmas Magic, kami ingin menghadirkan pengalaman Natal yang berbeda bagi wisatawan Australia yang sedang berlibur di Sanur,” katanya.
Ia menjelaskan, tamu dapat menikmati berbagai hidangan khas Natal, seperti roast turkey (kalkun panggang) lengkap dengan saus khas, aneka roti, prawn cocktail salad, beragam hidangan utama yang disajikan melalui live cooking, hingga menu khas Christmas lainnya yang biasa dinikmati masyarakat Australia. Suasana perayaan juga semakin meriah dengan hiburan musik bertema Natal, aktivitas ramah keluarga, dan perayaan di tepi Pantai Sanur.
Sementara itu, Marketing Manager Prama Sanur Beach Hotel, Ni Made Udiyani, mengatakan kuatnya pasar wisatawan Australia di Sanur menjadi salah satu alasan lahirnya konsep Christmas in July. “Melalui acara ini kami ingin menghadirkan Christmas in July tidak hanya sebagai tradisi yang ada di Australia, tetapi juga sebagai pengalaman yang dapat dinikmati wisatawan Australia saat berlibur di Bali, khususnya di Sanur,” ujarnya.
Untuk menjangkau pasar tersebut, Prama Sanur Beach Hotel menerapkan strategi promosi melalui kolaborasi dengan media, pemanfaatan media sosial, digital marketing, serta kerja sama dengan berbagai online travel agent (OTA). Seluruh departemen hotel juga dilibatkan dalam mendukung promosi dan pelaksanaan acara. “Hingga menjelang pelaksanaan acara tercatat sebanyak 217 tamu telah mengonfirmasi kehadiran untuk mengikuti perayaan Christmas in July,” ungkap Udiyani.
Senada dengan itu, Sales & Marketing Manager Prama Sanur Beach Hotel, A.A. Suarya Putra, mengatakan antusiasme pasar sudah terlihat sejak promosi dimulai pada Mei 2026. “Ini merupakan pertama kalinya kami menggelar Christmas in July. Sejak promosi dimulai pada Mei, respons dari para klien sangat positif. Hal itu menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkenalkan program ini kepada pasar,” katanya.
Menurut Suarya Putra, keberhasilan promosi tidak hanya mengandalkan pemasaran digital, tetapi juga melibatkan seluruh karyawan hotel. “Kami memiliki semangat bahwa everyone is a salesperson. Jadi bukan hanya tim sales dan marketing, tetapi seluruh karyawan ikut memperkenalkan acara ini kepada tamu maupun relasi,” ujarnya.
Ia optimistis jumlah peserta masih akan terus bertambah hingga hari pelaksanaan. Ke depan, Prama Sanur Beach Hotel berharap Christmas in July dapat menjadi signature event baru di Sanur yang dinantikan wisatawan setiap tahunnya sekaligus memperkuat posisi Sanur sebagai destinasi wisata internasional yang terbuka terhadap keberagaman budaya dunia.
Melalui penyelenggaraan acara ini, Prama Sanur Beach Bali menjadi hotel pertama di Sanur yang menginisiasi perayaan Christmas in July. Hotel tersebut juga ingin memperkenalkan salah satu budaya unik Australia kepada masyarakat Indonesia maupun wisatawan mancanegara sekaligus menghadirkan pengalaman baru yang memperkaya kalender pariwisata di kawasan Sanur.
(BN-RADHA)
