Wali Murid Nilai LKS Bantu Proses Belajar dan Kurangi Ketergantungan Gadget, Minta Sekolah Memfasilitasi Penyediaan

0
60

 

Balinetizen.com, Jember

Sejumlah wali murid menyatakan bahwa keberadaan Lembar Kerja Siswa (LKS) masih dibutuhkan sebagai sarana pendukung pembelajaran, terutama untuk membantu siswa belajar mandiri di rumah. Mereka mengaku justru mengusulkan agar pihak sekolah memfasilitasi penyediaan LKS sehingga lebih mudah diperoleh oleh para siswa.

Salah seorang wali murid, Karmiati, orang tua Subhan Rahmat Saputra, siswa kelas IX E, mengatakan bahwa usulan penyediaan LKS berasal dari para orang tua yang menginginkan adanya bahan belajar tambahan di luar jam pelajaran sekolah.

Menurutnya, waktu pembelajaran di sekolah yang terbatas membuat tidak seluruh materi dapat diselesaikan secara maksimal. Karena itu, LKS dinilai mampu membantu siswa mengulang kembali materi saat belajar di rumah.

“Kami yang meminta kepada sekolah untuk menyediakan LKS. Tujuannya agar anak-anak lebih mudah belajar di rumah. Tidak semua mata pelajaran harus dibeli, cukup sesuai kebutuhan. Harganya juga masih terjangkau,” ujarnya.

Karmiati mengaku pernah kesulitan memperoleh LKS ketika tidak tersedia. Ia bahkan menghubungi wali kelas untuk meminta solusi karena khawatir materi pelajaran tidak selesai menjelang ujian.

“Kami berharap semua pihak dapat memahami kondisi ini dan tidak menyalahkan sekolah. Justru kami berterima kasih karena sekolah bersedia membantu menyediakan LKS,” tambahnya.

Senada dengan itu, Basori, wali murid siswa kelas VII D, menilai LKS merupakan media belajar yang efektif untuk membantu anak berlatih mengerjakan soal, baik di rumah maupun di sekolah.

“Saya tidak mempermasalahkan adanya LKS. Justru saya berterima kasih kepada sekolah karena memfasilitasi kebutuhan belajar anak. Menurut saya harganya juga masih terjangkau,” katanya.

Pendapat serupa disampaikan Yuli Suryani, wali murid siswa kelas IX B. Ia mengatakan anak-anak memiliki aktivitas yang cukup padat sehingga membutuhkan bahan belajar yang praktis ketika berada di rumah.

Baca Juga :  Rai Mantra : Penggunaan Masker  Wajib Untuk Mencgah Penyebaran Covid 19

“LKS berisi ringkasan materi sehingga memudahkan anak belajar kembali di rumah. Karena itu saya meminta sekolah membantu menyediakan LKS,” ujarnya.

Sementara itu, Rina Musliha, wali murid siswa kelas VII D, juga menyatakan bahwa dirinya mendukung penyediaan LKS sebagai penunjang pembelajaran.

Menurutnya, padatnya kegiatan belajar membuat siswa membutuhkan media latihan tambahan agar lebih mudah memahami materi di luar jam sekolah.

Selain membantu proses belajar, sejumlah wali murid juga menilai LKS memiliki manfaat lain, yakni membantu mengurangi ketergantungan anak terhadap penggunaan gadget.

Mereka mengaku lebih mudah mengarahkan dan mendampingi anak belajar ketika memiliki LKS dibandingkan belajar menggunakan telepon seluler. Menurut mereka, penggunaan HP sering kali membuat perhatian anak teralihkan ke permainan, media sosial, atau aplikasi hiburan lainnya.

“Kalau ada LKS, kami sebagai orang tua lebih mudah mengingatkan anak untuk belajar. Waktu bermain game di HP juga bisa berkurang karena mereka punya tugas dan materi yang harus dipelajari di rumah,” ujar salah seorang wali murid.

Wali murid lainnya menambahkan bahwa belajar menggunakan telepon seluler memang memungkinkan akses materi lebih luas, namun konsentrasi anak sering terganggu oleh berbagai aplikasi.

“Kalau belajar lewat HP, perhatian anak mudah teralihkan ke game, media sosial, TikTok, YouTube, Facebook, atau aplikasi lainnya. Berbeda dengan LKS, anak lebih fokus karena yang dihadapi hanya materi pelajaran,” tuturnya.

Para orang tua juga mengaku lebih mudah mengawasi aktivitas belajar anak ketika menggunakan LKS. Mereka menilai keberadaan bahan ajar cetak membantu menciptakan suasana belajar yang lebih terarah sekaligus mengurangi waktu penggunaan gadget di rumah.

Menurut para wali murid, keberadaan LKS bukan semata-mata karena kewajiban dari sekolah, melainkan sebagai kebutuhan orang tua dalam mendampingi proses belajar anak. Mereka berharap penyediaan LKS tetap dapat dilakukan sesuai ketentuan dan mekanisme yang berlaku, sehingga dapat terus mendukung peningkatan kualitas pembelajaran siswa di sekolah maupun di rumah.

Baca Juga :  Penelitian terbaru: Vaksin COVID-19 mungkin aman untuk ibu hamil

( Bam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here