Api Kembali Berkobar di Lokasi Kebakaran Gudang Rongsokan Jalan Nakula Denpasar, 11 Saksi Diperiksa

0
187

Balinetizen.com, Badung

Kebakaran yang melanda bangunan bedeng sekaligus gudang rongsokan di Jalan Nakula, Gang Jatayu, Banjar Mergaya, Desa Pemecutan Klod, Kecamatan Denpasar Barat, masih dalam penanganan petugas hingga Rabu (2/9/2026).
Kebakaran pertama kali terjadi pada Senin (31/8/2026) sekitar pukul 22.30 Wita. Api melahap sejumlah bangunan semi permanen dan gudang rongsokan yang berada di areal sekitar tiga hektare.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, api pertama kali terlihat dari arah lokasi kejadian. Salah seorang saksi, Candra Setiawan, yang tinggal di sebelah timur TKP, melihat api sudah membesar saat mendatangi lokasi.

Candra kemudian mencari keberadaan orang tuanya yang tinggal di salah satu rumah bedeng di lokasi tersebut. Setelah diperiksa, orang tuanya tidak berada di dalam rumah karena sedang keluar membeli makanan.

Sementara itu, saksi sekaligus korban Andre, 25 tahun, menerangkan dirinya baru pulang bekerja dan mendapati rumahnya sudah terbakar. Saat itu petugas pemadam kebakaran telah berada di lokasi untuk melakukan pemadaman.
Saksi lainnya, Siswanto alias Sis Botol, yang mengelola gudang rongsokan, mengaku sempat berupaya memadamkan api menggunakan air keran setelah mendapat informasi dari karyawannya mengenai munculnya api dari sisi selatan gudang.

Namun, api dengan cepat membesar dan merembet ke gudangnya. Siswanto bersama karyawannya kemudian meninggalkan lokasi dan menuju gudang lainnya yang berada tidak jauh dari TKP.

Dalam kejadian tersebut, data sementara mencatat dua unit mobil ikut terbakar, masing-masing satu unit Toyota Avanza dan satu unit Xenia warna putih dengan nomor polisi DK 1508 GQE.

Selain itu, terdapat 11 unit sepeda motor, tiga unit sepeda gayung, barang-barang bekas atau rongsokan, serta sejumlah rumah semi permanen beserta perabot rumah tangga, dokumen penting dan peralatan elektronik milik para korban yang terdampak kebakaran.

Baca Juga :  Bupati Giri Prasta Lepas Tim Pencak Silat IPSI Bali

Perkembangan terbaru terjadi pada Selasa (1/9/2026) sekitar pukul 15.13 Wita. Titik api kembali muncul di bagian barat lokasi kebakaran.

Petugas pemadam kebakaran yang masih bersiaga di lokasi langsung melakukan penanganan. Namun, kondisi angin yang cukup kencang membuat api kembali membesar dan merembet ke area sekitar.

Armada pemadam kebakaran Kota Denpasar kemudian mendapat bantuan dari petugas pemadam kebakaran Kabupaten Badung untuk melakukan penanganan lanjutan.

Sekitar pukul 18.00 Wita, dua unit rumah semi permanen milik Niman yang berada di sisi barat lokasi, dekat dengan titik api baru, turut terbakar. Sebelumnya, bangunan tersebut tidak terdampak dalam kebakaran awal.

Hingga Rabu (2/9/2026), petugas PMK Kota Denpasar dan Kabupaten Badung masih melakukan pemadaman serta pendinginan di lokasi. Dua unit ekskavator juga dikerahkan untuk membantu membongkar puing-puing sehingga petugas dapat menjangkau sejumlah titik yang masih berpotensi menimbulkan api.
Polresta Denpasar Kerahkan Water Cannon
Personel Polresta Denpasar turut turun tangan membantu proses pemadaman dan pendinginan pada Rabu (2/9/2026).

Water cannon milik Satuan Samapta Polresta Denpasar dikerahkan untuk membantu menyemprotkan air ke sejumlah titik yang masih terdapat api maupun bara.

Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, mengatakan langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap petugas pemadam kebakaran yang masih berjibaku menangani kebakaran di lokasi.

Selain penanganan kebakaran, kepolisian juga masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa tersebut.

“Hingga saat ini, sebanyak 11 orang saksi yang tinggal di lokasi telah diperiksa,” ungkapnya Rabu (2/9).

Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.

(Jurnalis : Tri Widiyanti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here