Keterangan Foto : Ketua ORI Bali, Umar Ibnu Alkhatab saat meninjau proses rekrutmen pegawai PDAM Gianyar, Jumat (20/12/2019).
Balinetizen.com, Gianyar
Usai mendapatkan sorotan dari anggota DPR RI, I Nyoman Parta, Ombudsman Republik Indonesia Bali melakukan pemantauan terhadap proses rekrutmeb pegawai di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Gianyar. Ketua Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Bali Umar Ibnu Alkhatab langsung turun untuk memantau proses rekrutmen berjalan dengan lancar, Jumat (20/12/2019).
Total seratus orang lebih pelamar menjakani proses seleksi dengan agenda seleksi wawancara di Sukawati, ini merupakan proses lanjuran setelah dimulai dari proses pendaftaran pada 4 Desember hingga 13 Desember 2019.
Memastikan semua tahapan seleksi berjalan lancar tanpa praduga lain-lain, pihak PDAM Gianyar mengundang ORI perwakilan Bali untuk turut serta memastikan transparansi proses seleksi calon pegawai.
” Ya, kedatangan ORI perwakilan Bali ini, atas undangan kami, ” ujar Direktur Utama (Dirut) PDAM Gianyar, Made Sastra Kencana.
Disebutkan, dalam rekrutmen kali ini, pihakny amembutuhkan 26 orang calon pegawai untuk tiga unit formasi. Yakni formasi A untuk lulusan Diploma 4/S1, Formasi B untuk S1, D2 dan D3, serta Formasi C untuk lulusan SMK/STM/SMA/sederajat.
Formasi A meliputi SPI (1 orang), Bagian Keluangan (1), Bagian Umum dan Pegawai Pengadaan (1), Bagian Langganan (1), Bagian Perencanaan Umum (1), Litbang (1), Bagian Transmisi Distribusi (1) dan Bagian Produksi (1). Formasi B, Bagian Umum dan Kepegawaian (3 orang). Formasi C terdiri dari, Litbang (1 orang), Bagian Perencanaan Umum (1), Bagian Produksi (5) dan Bagian Umum dan Kepegawaian (1).
Sedangkan pelamar yang telah mengajukan surat lamaran dan ikut tes sebanyak 147 pelamar. Sampai saat ini dikatakan ratusan pelamar tersebut telah mengikuti tes tulis, dan Jumat kemarin mengikuti tes wawancara.
Lanjutnya, selesai tes wawancara yang melibatkan 147 pelamar itu, para peserta yang lulus selanjutnya akan menunggu pengumuman hasil pada 3 Januari 2020 mendatang. sembari itu akan dilakukan tes kompetensi bidang pada 7 Januari 2020.
” Mengenai pemantuan dari Ombudsman RI ini, hanya meminta agar proses seleksi ini tetap berjalan sesuai prosedur yang sudah ada. Kami sendiri meminta masukan, agar seluruh tahapan ini transparan sesuai prosedur,” ucapnya.
Secara terpisah, Ketua ORI Bali, Umar Ibnu Alkhatab menjelaskan keselurahan proses rekrutmen telah berjalan dengan baik. Hanya saja ditemukan tim psikologi yang hendak mewawancarai peserta terlambat datang saat Ombudsman telah memantau kegiatan seleksi tersebut. “Proses wawancara yang dilakukan oleh tim dari Universitas Udayana dan kami juga mengecek beberapa dokumen administratif yang dimiliki oleh pansel PDAM Gianyar. secara umum berjalan lancar, hanya ada anggota tim psikologi dari Unud datang lambat, sehingga tugasnya harus digantikan oleh tim yang lain,” terangnya singkat.
Sebelumnya, Anggota DPR RI asal Gianyar, I Nyoman Parta meminta Tim seleksi transpran dalam proses rekrutmen untuk menjamin efektivitas dan maksimalisasi pelayanan. Mengantisipasi terjadinya hal –hal yang tidak diinginkan, Nyoman Parta, mewanti agar setiap posisi diisi oleh orang berkompeten di bidangnya. Pihaknya tidak ingin test rekrutmen hanya menjadi dihadapkan formalitas. Terlebih, kini PDAM Gianyar kini dihadapkan pada persoalan yang sangat kompleks.(cat).

