Pada Pukul 07.00 Wita masa berkumpul di Depan ponpres Pancor dan rencana Pemberangkatan dibagi menjadi empat gelombang yaitu : Gelombang pertama 15 kendaran.
Total kendaran yang berangkat baik R4 maupun R2 sekitar 150 kendaraan.
Sebelum massa berangkat Kordum menyampaikan yang intinya, tujuan kita ke mataram kali ini untuk membela guru besar kita. “Nantinya tidak ada masa yang melakukan tindakan anarkis kita berangkat selamat kembali dalam keadaan selamat pula,”.
Sementara itu, Kapolres Lotim AKBP Ida Bagus Md Winarta, S.I.K menghimbau untuk keamanan mohon kepada para sopir betul-betul bertanggung jawab terhadap penumpangnya
Dikatakan, pihak Polres Lotim akan mengawal dan membagi rombongan menjadi beberapa kali akan diatur secara tekhnis. “Kami tidak mau teman-teman terlibat maslah hukum dilokasi, jangan anarkis, ingat keluarga menanti dirumah, jangan sampai ditunggangin oleh perusuh, aksi ini kita laksanakan dengan damai, ” tandasnya.
Sebelumnya diberitakan pergantian nama bandara yang sebelumnya BIL (Bandara Internasional Lombok) berubah menjadi BIZAM (Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid) telah disetujui oleh Presiden RI.
Informasi yang dihimpun metrobali.com bahwa selama pergerakan massa aksi dari Lombok Timur menuju Mataram mendapat pengawalan dari Satlantas Polres Lotim, dengan Kendaraan pengawal sebanyak 4 unit patroli. (WS-MB)

