
Balinetizen.com, Jembrana-
Sampah menjadi permasalahan serius di semua daerah, termasuk Kabupaten Jembrana. Pasalnya sampah kerap dibuang disembarang tempat, baik sungai, areal jembatan maupun lahan kosong. Seperti terlihat di lahan milik warga Desa Tegal Badeng Timur, Kecamatan Negara.
Sampah nampak menumpuk di lahan di pinggir jalan menuju Desa Pengambengan dari Kota Negara. Bahkan tumpukan sampah meluber hingga ke jalan raya berstatus Jalan Provinsi ini.
Oknum warga membuang sampah diareal perbatasan Desa Tegal Badeng Timur dengan Kelurahan Lelateng diduga pasca TPS di Terusan, Lelateng ditutup di bagian depan dan pindah ke dalam.
Agar tidak lagi membuang sampah di lokasi tersebut sejak beberapa hari belakangan dipasang spanduk, salah satunya bernada kutukan. “Ya Tuhan, Jadikanlah Aku Miskin 7 Turunan Jika Membuang Sampah Disini”.
Sedangkan spanduk lainnya yang dipasang di bekas bak pick up bertuliskan “Perhatian Jangan Buang Sampah Disini Kami Akan Melakukan Tindakan Tegas. Jangan Coba-Coba!!”.
Sebelumya sejatinya sudah dipasang spanduk larangan membuang sampah dengan ditempel di batang pohon bertuliskan “Dilarang Membuang Sampah Disini” Namun tetap saja ada oknum warga yang membuang sampah di lokasi tersebut.
Perbekel Desa Tegal Badeng Timur, H Alinudin dikonfirmasi, Sabtu (29/2) mengatakan spanduk itu dipasang staf desa. Karena tidak ada cara lain lagi untuk membuat jera oknum warga membuang sampah disana.
“Kami pernah sekali menangkap, ternyata bukan warga kami” ujarnya.
Pihaknya sudah mewanti-wanti warganya untuk tidak membuang sampah sembarangan. Karena jika ketahuan pihaknya tidak segan-segan bertindak tegas.
Pihaknya bersama warga juga sudah berkali-kali bergotong royong membersihkan sampah di tanah milik warganya yang tinggal di Lombok tersebut.
“Sejak dipasang (spanduk), sampah sudah mulai berkurang. Mungkin takut, mudah-mudahan makin sadar” harapnya.
Pewarta : Komang Tole
Editor : Mahatma Tantra
