Balinetizen.com, DenpasarÂ
Keindahan panorama Toya Devasya Hot Water Spring yang sudah terkenal di seluruh antero dunia menjadi destinasi pariwisata yang tidak ada duanya juga diakui oleh Kadek Surya Prasetya W, Founder CAU Chocolates @cau_chocolates_bali yang menganggap “Toya Devasya adalah pilihan destinasi terbaik yang memiliki keunikan, mau kemana lagi berekreasi di Bali selain ketempat ini,” tuturnya.
Hal itu terungkap saat LIVE Instagram di akun @toyadevasya dengan Tema ‘Life Must Go On’ How to Find Infinite Harmony in Our Limitation yang dipandu host Putu Astiti Saraswati @putume, CEO Toya Devasya pada Rabu (29/4/2020) pk 16.00 WITa.
Memang begitu sejatinya, suatu bisnis harus memiliki identitas (identity), sama halnya dengan CAU Chocolates yang diakuinya sebagai salah satu pengembang coklat organik satu-satunya yang betul-betul menerapkan varietas coklat organik yang memiliki sertifikasi, “Cuma ditempat kami orang-orang mendapatkan taste rasa coklat yang ditanam tanpa menggunakan bahan kimia, maka dari itu segmentasinya sedikit berbeda, lebih kepada orang yang memiliki kepedulian akan kesehatan seperti olahraga yoga, vegetarian dan sebagainya,”
Meskipun bisnis yang dikelolanya terbilang masih dini bahkan berada di ‘remote area’ jauh dari keramaian, dirinya tetap optimis, “Apakah semua orang suka organik? tentulah tidak, maka disitulah ada pilihan, karena orang terbiasa dengan coklat rasa manis yang tentunya rasa manis menunjukkan coklat yang tidak organik,” terangnya.
Baginya “Organic is a mandatory’ artinya untuk mendapatkan sertifikasi organik bukanlah h yang gampang, “CAU Chocolates memiliki sertifikasi itu, ini yang membedakannya,” ujar Surya.
Melesatnya bisnis coklat yang dikelola membuat terkejut host @putume, “Kok bisa membangun bisnis yang terbilang sukses dalam waktu cepat?
“Intinya dalam bisnis adalah sebuah keyakinan, hal ini yang terus digelorakan, bagaimana membangun bisnis kalau tidak memiliki keyakinan?,” Tegasnya.
Kecintaan nya pada tanah kelahiran membuat Nama CAU Chocolates diambil dari nama Desa Cau Belayu yaitu desa yang berada di kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, provinsi Bali, Indonesia, “Selain produksi coklat, tempat ini juga merupakan sebuah agrowisata, rekreasi keluarga yang banyak dikunjungi, tujuan awalnya saya berharap penduduk sekitar bisa bersama-sama membangun sebuah produk coklat supaya tidak mencari pekerjaan di tempat lain lagi,” kenangnya. (hd)
