Anggota DPR RI Dari PDIP Ketut Karyasa Adnyana Sumbangkan APD Dan 10 Ribu Paket Sembako Serta Tunai Rp 10 Juta

0
665

Balinetizen.com, Buleleng, 

Ketut Karyasa Adnyana anggota Komisi IX DPR RI mengapresiasi positive warga masyarakat di Bali dan Kabupaten Buleleng pada khususnya yang telah dengan kesadarannya sendiri membantu pemerintah untuk memutus mata rantai mewabahnya virus corona atau yang dikenal dengan istilah Covid-19. Sehingga harapannya untuk target Provinsi Bali terbebas dari Covid-19 dapat terwujud secepatnya demi pulihnya kembali perekonomian di Bali pada khususnya dan Indonesia pada umumnya.
Terhadap dampak Covid-19, menurut kader senior PDIP Buleleng ini melakukan aksi sosial bertajuk ‘Kita bergotong royong bersama sama dengan kader partai, baik dari pemerintah pusat, DPR RI, pemerintah provinsi hingga pemerintah kabupaten secara bersama-sama membantu untuk meringankan beban masyarakat akibat efek dampak dari Covid 19 ini’.

“Kita sudah melakukan aksi sosial bagi-bagi sembako dihampir semua kecamatan yang ada di Kabupaten Buleleng dan focus hampir 50 persen desa sudah dikunjungi. Disamping itupula, sekaligus mengecek bagaimana kesiapan daripada desa itu, ketika ada bantuan dari pemerintah. Apakah sudah berjalan dengan baik. Untuk di Desa Gerokgak dibantu kekurangan beras yang nantinya disalurkan ke masyarakat dibantu tunai Rp 10 juta.” Demikian dijelaskan Ketut Karyasa Adnyana didampingi Sekretaris DPC PDIP Buleleng yang juga Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna, Ketua Komisi I DPRD Buleleng Odhy Busana, Ketua Fraksi PDIP Buleleng Ngurah Arya serta anggota DPRD Buleleng Nyoman Parwa saat usai melakukan aksi sosial di Desa Ringdikit, Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt dan di Desa Tukad Sumada serta terakhir di Desa Gerokgak, Kecamatan Gerokgak. Kabupaten Buleleng pada Sabtu (23/5/2020).

Lebih lanjut ia mengatakan selain membagikan sembako, pihaknya juga membantu rumah sakit, berupa APD, dan juga apakah masih ada kekurangan Alkes seperti pentilator, masker dan sanitizer. Hal ini sudah dicek.”Masalah APD ini, sudah kita bantu juga hampir 250 APD dan bantuan APD ini tersebar dimasing-masing Puskesmas. Mudah-mudahan penyakit ini tidak sampai berkembang dan yang terjadi saat ini, mudah-mudahan sudah mencapai puncaknya. Sehingga selanjutnya terjadi penurunan.” ujar Karyasa Adnyana.

Baca Juga :  Polisi Sita Senjata Api Saat Tangkap Umar Kei

Apabila terjadi ledakan Covid-19, menurutnya cendrung kemungkinan karena tingkat kedisiplinan dari masyarakat masih kurang. Akan tetapi patut disyukuri, di Bali tetap waspada. Karena sebagai NKRI, tidak bisa lepas dari interaksi dari negara lain.”Bapak gubernur sudah mengeluarkan aturan, bahwa ketika masuk ke Bali, protapnya harus ketat. Terutama adalah surat keterangan bebas covid dengan bukti VCR . Begitu pula di tes lagi disini. Menurut gubernur sekarang sudah mulai protapnya. Dan kalau perkembangan tetap seperti sekarang ini, maka diyakini Bali ini akan lebih cepat kembali normal.” urainya.
Disinggung masalah jumlah bantuan, Karyasa Adnyana mengungkapkan bahwa total bantuan paket sembako hampir 10 ribu di seluruh Bali dan untuk Kabupaten Buleleng paling banyak mendapat bantuan . Tentunya disamping itu lebih juga karena baru ada bantuan lagi, seperti masker dan sebagainya.

Kesimpulan dari aksi sosial yang sudah dijalani selama seminggu ini, diungkapkan juga bahwa permasalahan di desa itu hampir sama. Karena ternyata dampak ini tidak hanya pada kelompok tertentu saja. Tapi di semua kelompok terdampak. Terutama selama ini warga yang mandiri, seperti warga yang bekerja sebagai PMI, bekerja dihotel, dI restauran, dan bekerja di Luar negeri. Kemudian juga para petani berdampak akibat tidak terserapnya ini, seperti sayur-sayuran akan murah juga, cengkeh juga. “Apalagi pedagang karena adanya pembatasan, sehingga terjadi jam bukanya terbatas. Hal ini, mengurangi pendapatan mereka. Sehingga kita lihat, harus kita tetap sabar, kita tetap bergotong royong kepada yang punya, dan kita bergotong royong membantu damasyarakat. Dalam hal ini, masyarakat harus lebih sabar, mengenai bantuan-bantuan. Jika ada masalah, mari kita diskusikan. Karena situasi ini adalah situasi bencana nasional dan bersifat global.” Ujarnya secara tegas.

Baca Juga :  Walikota Jaya Negara dan Sekda Alit Wiradana hadiri Upacara Mecaru dan Melaspas di Pura Kentel Gumi, Banjar Tangtu 

Pada kesempatan ini ia menghimbau agar masyarakat selalu tetapmengikuti protap tentang pencegahan covid ini.”Memutus rantai ini, harus tetap kita lakukan. Seperti memakai masker, hidup bersih , social distancing jaga jarak , kalau sakit kita mengisolasi diri, termasuk juga hal-hal yang menyangkut bagaimana untuk mencegah covid ini tidak meluas karena efeknya nanti cukup besar. Baik terhadap daerah maupun individu itu sendiri.” pungkas Karyasa Adnyana. GS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here